Nilai Tukar Petani DIY Naik 1,43 Persen pada September

BADAN Pusat Statistik (BPS) Daerah Istimewa Yogyakarta mencatat nilai tukar petani (NTP) pada September 2025 mencapai 110,58, naik 1,43 persen dibanding Agustus yang sebesar 109,02. Sementara Nilai Tukar Usaha Rumah Tangga Pertanian (NTUP) juga meningkat 1,57 persen dari 112,68 menjadi 114,44.

Plt. Kepala BPS DIY Herum Fajarwati menjelaskan, pada periode yang sama Indeks Harga Konsumen (IHK) pedesaan di DIY tercatat sebesar 130,19, mengalami inflasi 0,38 persen dibanding bulan sebelumnya (129,70).

Menurut Herum, NTP tertinggi terjadi pada subsektor hortikultura sebesar 142,51, disusul tanaman perkebunan rakyat 130,41, tanaman pangan 106,48, peternakan 104,51, dan perikanan 92,67.

“Kenaikan NTP gabungan bulan ini dipengaruhi oleh naiknya tiga subsektor, yaitu tanaman pangan (0,94%), hortikultura (0,90%), dan peternakan (4,92%). Sedangkan dua subsektor turun, yakni tanaman perkebunan rakyat (2,29%) dan perikanan (2,07%),” ujar Herum, Senin (6/10).

BACA JUGA  Kerangka Manusia Ditemukan di Rumah Kosong di Sleman

Secara nasional, dari 38 provinsi, NTP pada September mengalami kenaikan di 25 provinsi dan penurunan di 13 provinsi. Kenaikan tertinggi terjadi di Papua Barat Daya sebesar 5,62 persen, sementara penurunan terbesar di Papua Selatan sebesar 4,93 persen.

Herum menambahkan, indeks harga yang diterima petani (It) naik 1,90 persen dari 139,54 menjadi 142,19. Kenaikan ini dipengaruhi oleh naiknya harga ayam ras pedaging, gabah, cabai merah, telur ayam ras, dan salak.

Adapun indeks harga yang dibayar petani (Ib) yang mencerminkan biaya konsumsi dan produksi pertanian juga meningkat 0,46 persen menjadi 128,58 dari sebelumnya 127,99.

“Komoditas yang mendorong kenaikan Ib antara lain daging ayam ras, bibit ayam ras pedaging, cabai merah, buncis, dan telur ayam ras. Kelima subsektor mengalami kenaikan,” pungkasnya. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Outing Class di Pantai dan Gunung Dilarang

Siswantini Suryandari

Related Posts

Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

SEBANYAK 585 peternak kambing dan domba yang tergabung dalam 117 kelompok ternak di Daerah Istimewa Yogyakarta mengikuti Bimbingan Teknis Budi Daya dan Pengembangbiakan Kambing dan Domba yang digelar Fakultas Peternakan…

117 Tim Ikuti LPBB Tingkat Nasional di SMK Krian 1

​SMK Krian 1 Sidoarjo kembali menggelar ajang bergengsi Lomba Peraturan Baris Berbaris (LPBB) tingkat nasional bertajuk ‘LPBB Keris se Nusantara 2026’. Kompetisi yang menjadi program rutin dua tahunan sekolah ini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

  • April 6, 2026
JK Bantah Bekingi para Penggugat Ijazah Jokowi

Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

  • April 5, 2026
Hajar Jakarta Electric, Gresik Phonska Perbesar Peluang ke Grand Final

Persib dan Borneo Menang, Persija Tumbang

  • April 5, 2026
Persib dan Borneo Menang, Persija Tumbang

Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

  • April 5, 2026
Sukses Bekuk Samator, LavAni Bersiap Hadapi Bhayangkara

Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

  • April 5, 2026
Tingkatkan SDM Peternak, Fakultas Peternakan UGM Gelar Bimtek

Tren Pengguna OpenClaw Meningkat, Potensi Kebocoran Data menyeruak

  • April 5, 2026
Tren Pengguna OpenClaw Meningkat, Potensi Kebocoran Data menyeruak