Menteri PKP Apresiasi Sosialisasi KUR Perumahan di Unpar

MENTERI Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengapresiasi dukungan dari pihak Universitas Katolik Parahyangan (Unpar) sebagai kampus pertama yang melaksanakan Sosialisasi Kredit Program Perumahan.

Dukungan dari kalangan akademisi ini tentu sangat dibutuhkan agar bisa mengedukasi berbagai kalangan terkait manfaat KUR Perumahan sehingga penyerapannya bisa segera terlaksana.

“Saya harap ada tindak lanjutnya dari kegiatan sosialisasi KUR Perumahan ini. Jadi kami akan berkoordinasi dengan seluruh ekosistem perumahan untuk terus melaksanakan Sosialisasi KUR Perumahan secara masif,” ungkap Menteri PKP Maruarar Sirait di Kampus Unpar Kota Bandung Sabtu (20/9).

Diskusi interaktif

Pada kunjungan kerjanya di Kota Bandung, Menteri PKP kali ini menghadiri Sosialisasi Program Permodalan UMKM (Membangun Hunian, Menggerakkan Usaha, Memajukan Indonesia) di Ruang Auditorium Gedung PPAG 2 Unpar.

Adapun peserta kegiatan ini yakni dari developer, kontraktor, pemilik toko bangunan dan UMKM. Dalam kegiatan tersebut juga ada diskusi yang interaktif dari peserta dengan kalangan perbankan yang mampu menjawab dengan benar memberi solusi yang baik.

BACA JUGA  Fenomena La Nina Berpotensi Terjadi hingga Januari 2026

Pada kegiatan itu, menteri juga mengajak dua orang pengembang muda yakni Wawan dan Angga untuk menceritakan kisah hidupnya dan memberikan tips agar para generasi muda bisa menjadi pengembang rumah yang sukses.

Tak hanya itu, Menteri PKP juga mengajak Rektor Unpar untuk memperkenalkan kepada para mahasiswa tentang pentingnya program perumahan dan belajar dari pengembang tentang properti.

“Terimakasih pada Rektor Unpar, Prof. Tri Basuki Joewono dan Ketua Umum Ikatan Alumni Unpar, Tracy Tardia. Pimpinan Bank BRI, BTN dan Bank bjb wilayah Jawa Barat (Jabar) yang telah membantu Kementerian PKP dalam mensosialisasikan berbagai manfaat Kredit Program Perumahan bagi masyarakat,” terang Maruarar Sirait

Evaluasi terukur

Menteri PKP juga menegaskan agar ada evaluasi terukur dari berbagai kegiatan sosialisasi KUR perumahan, misalnya berapa banyak transaksi setelah acara berlangsung dan tindak lanjutnya di lapangan,.bukan hanya sekedar ramainya peserta. Tapi bagaimana tindak lanjutnya berapa kontraktor, developer, yang bisa memanfaatkan KUR Perumahan ini sehingga UMKM di Jabar ini makin “berkibar dan menyala”. Jadi proses profiling atau mengumpulkan dan menganalisis informasi tentang individu atau entitas sangat penting.

BACA JUGA  KPU Riau Jamin Hak Pilih Disabilitas dalam Pilkada

“Adanya KUR Perumahan ini, merupakan terobosan dan wujud keberpihakan pemerintahan Presiden Prabowo kepada rakyat dan baru pertama kali dalam sejarah Indonesia,” tuturnya.

Menurutnya, kebijakan pembebasan biaya BPHTB dan PBG serta PPN DTP hingga Desember 2025, peningkatan kuota FLPP menjadi 350.000 unit, akan membantu masyarakat mengakses pembiayaan perumahan bersubsidi yang angsurannya terjangkau dan suku bunga kredit tetap selama masa tenor KPR. KUR Perumahan bunganya disubsidi oleh pemerintah 5 persen untuk developer, kontraktor dan UMKM yang sesuai persyaratan.

“Saya juga yakin adanya KUR ini bisa menggerakkan sektor ekonomi misalnya pembangunan 350.000 rumah subsidi yang kerja minimal 5 orang jadi ada 1,65 juta orang yang bekerja belum lagi ibu-ibu berdagang di sekitar proyek perumahan serta industri material bangunan dan transportasi,” jelasnya.

BACA JUGA  Hadiah Piala Presiden Naik Jadi Rp5,25 M

Dukung KUR Perumahan

Rektor Unpar Prof. Tri Basuki Joewono menyatakan, Unpar sangat mendukung adanya KUR Perumahan ini. Dirinya juga merasa bangga bahwa Menteri PKP sebagai alumni Unpar mampu memiliki kreatifitas, berkreasi dan berinovasi di sektor perumahan dan membuat program dan kebijakan yang bermanfaat bagi rakyat.

“Menteri PKP sebagai alumni Unpar mampu berinovasi dan berkreatifitas dalam sektor perumahan. Kami harap adanya KUR Perumahan ini bisa membawa langkah besar untuk memajukan dan membawa Indonesia lebih baik,” tandasnya. (Rava/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

KAWASAN destinasi Taman Wisata Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Keraton Ratu Boko menghadirkan liburan nyaman penuh makna untuk pengalaman wisata yang memadukan kekayaan warisan budaya, kreativitas seni, hingga aktivitas interaktif…

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak