28 siswa TK dan SD Tasikmalaya Keracunan Makanan MBG

SEBANYAK 28 orang pelajar TK dan SD Negeri Cidadap, Kecamatan Karangnunggal dan SD Negeri Cikalong, Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat diduga mengalami keracunan seusai mengonsumsi makan bergizi gratis (MBG), Kamis (18/9). Kejadian tersebut, menyebabkan 7 pelajar harus menjalani perawatan di Puskesmas dan 3 pelajar di klinik Sativa.

Camat Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, Acep mengatakan, pihaknya mendapat laporan dari Puskesmas ada siswa SDN Cikalong mengalami keracunan seusai mengonsumsi makan bergizi gratis di sekolah.

Berdasarkan data yang diterima tercatat 15 pelajar mengeluhkan sakit perut, mual, muntah, pusing, diare datang ke puskesmas dan mereka sudah ditangani.

Sakit perut

“Kami mendapat laporan itu langsung ke lokasi, petugas medis sudah menganani 15 pelajar diduga mengalami keracunan usai mengonsumsi menu makan bergizi gratis (MBG) dan di antaranya 7 orang menjalani perawatan di Puskesmas, 3 orang dirawat di klinik Sativa. Para pasien rata-rata mengeluhkan sakit perut, mual, muntah, pusing dan diare,” katanya, Jumat (19/9/2025)

BACA JUGA  Tuding tidak Demokratis, Massa Tolak Hasil PSU Tasikmalaya

Acep mengatakan, menu makan bergizi gratis yang disalurkan dari dapur SPPG Cikalong kepada penerima manfaat di SDN antara lain berupa mi kuning, ayam goreng, semangka, pangsit, dan sayuran. Namun, para mulai merasakan sakit perut, mual, muntah, diare saat pulang ke rumah. Selanjutnya mereka dibawa ke Puskesmas.

“Korban yang diduga keracunan MBG tercatat 15 orang di antaranya 7 orang menjalani perawatan di Puskesmas dan 3 orang di Klinik Sativa serta yang lainnya berobat jalan. Untuk menu penyebabkan sudah diambil petugas keseharan berupa mi kuning, pangsit untuk diperiksa di Labolatorium di Bandung,” ujarnya.

Berobat jalan

Sementara itu, Camat Karangnunggal, Suherman mengatakan, dugaan keracunan makan bergizi gratis (MBG) di SDN Cidadap tercatat ada 13 siswa dan mereka mengeluhkan sakit perut, mual, muntah, pusing dan diare. Namun, pelajar langsung ditangani petugas puskesmas dan mereka menjalani perawatan, tapi beberapa jam sebagian pasien pulang dan hanya menjalani berobat jalan.

BACA JUGA  Marak Penipuan, Waka BGN Jelaskan Tata Cara Hadirkan Lokasi SPPG

“Pelajar SDN Cidadap yang mengonsumsi makan bergizi gratis dari dapur SPPG Cikalong kemungkinan di Kecamatan Cikalong terdampak. Keracunan dugaan dari MBG yang terjadi di SDN Cidadap membuat 13 pelajar mengeluhkan sakit serupa setelah mengonsumsi Mi kuning, ayam goreng, sawi, pangsit, semangka dan sample sudah diambil petugas untuk dilakukan uji Labolatorium,” pungkasnya. (Yen/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

UNTUK membantu meringankan beban para korban gempa bumi bermagnitudo 7,7 di wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi, pemerintah mengirimkan Bantuan Presiden (Banpres) berupa 50.000 paket…

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) masih terus mengevakuasi dan melakukan pendataan para korban gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Kabupaten Nagekeo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8) pagi.…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara