
STASIUN Meteorologi Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini terhadap tinggi gelombang di perairan Samudera Hindia di sebelah selatan Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul yang dimungkinkan terjadi pada Senin (5/10) hingga Kamis (8/10).
Dalam keterangan tertulisnya Prakirawan Stasiun Meteorologi Yogyakarta Yudhit Adiyatma, Minggu malam, mengungkapkan peringatan dini gelombang tinggi tersebut didasari kondisi sinoptik yang ada saat ini.
Menurut dia, wilayah Jawa dan sekitarnya masih didominasi dengan angin timuran dengan kecepatan pada kisaran 15 hingga 20 knots.
“Kondisi tersebut berkontribusi terhadap pembentukan gelombang laut dengan ketinggian dalam kategori sedang di wilayah perairan DIY,” katanya.
Cerah hingga berawan
Sementara potensi pertumbuhan awan hujan di DIY masih rendah sehingga kondisi cuaca secara umum cenderung cerah hingga berawan.
Ia menambahkan kondisi ini, di perairan selatan DIY brpeluang terjadi gelombang dengan ketinggian 1,25 meter hingga 2,5 meter di perairan sebelah selatan Kulon Progo, Bantul dan Gunungkidul atau sebelah selatan DIY.
Yudhit menambahkan kecepatan angin hingga 15 knots dan disertai tinggi gelombang hingga 1,25 meter berbahaya bagi perahu nelayan.
Namun, jelasnya, berbahaya bagi tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knots dan tinggi gelombang 1,5 meter. Yudhit menambahkan, peringatan ini berlaku mulai Senin (5/10) pukul 07.00 WIB hingga Kamis (8/10) pukul 07.00 WIB. (AGT/M-01)






