Pemkab Sleman Hapus Denda PBB P2 Tunggakan 2023-2025

PEMERINTAH Kabupaten Sleman, DIY, secara resmi menghapus denda Pajak Bumi Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB P2) untuk tunggakan periode 2013 hingga 2025.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sleman, Abu Bakar, menyatakan penghapusan denda ini berlaku bagi semua tunggakan PBB yang harusnya sudah lunas. Hingga 29 Agustus 2025, total piutang denda PBB P2 yang dihapuskan mencapai Rp56,89 miliar.

“Jadi yang kita hapuskan adalah denda sebesar ini, yang merupakan piutang sejak tahun 2013,” tegasnya, Rabu (3/9).

Namun, kesempatan ini tidak berlaku selamanya. Penghapusan denda hanya berlaku untuk pembayaran yang dilakukan dalam periode 1 September hingga 30 November 2025. Setelah tanggal tersebut, denda akan kembali diberlakukan.

BACA JUGA  Ega Rizky Kembali Bela PSS Sleman

Masyarakat bisa memanfaatkan program ini untuk melunasi kewajiban PBB tanpa sanksi administratif. Pembayaran dapat dilakukan di berbagai tempat, termasuk loket bank, minimarket, atau melalui e-wallet.

Daya Beli Masyarakat Menjadi Pertimbangan

Abu Bakar berharap masyarakat dapat memanfaatkan kebijakan ini untuk meringankan beban mereka dalam melunasi tunggakan pajak.

Meski denda dihapus, BKAD Sleman tetap menargetkan kenaikan pendapatan asli daerah. Target awal sebesar Rp80,4 miliar dinaikkan menjadi Rp84 miliar pada APBD Perubahan. Kenaikan ini bukan berasal dari tarif, melainkan dari kenaikan Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) secara parsial, terutama pada lahan yang mengalami perubahan fungsi, misalnya dari tanah kosong menjadi lahan dengan bangunan.

BACA JUGA  Realisasi PAD Sleman Capai 98,71% dari Target

Selain itu, Abu Bakar juga menegaskan bahwa tarif PBB P2 untuk tahun 2025 dan 2026 di Kabupaten Sleman tidak akan naik. Keputusan ini diambil untuk mendukung pemulihan daya beli masyarakat dan menggerakkan kembali perekonomian lokal yang sempat melambat. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

UNTUK mengantisipasi peningkatan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) pada musim kemarau, Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Jawa Barat (Jabar ) memperketat upaya pencegahan di lapangan sekaligus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

  • August 14, 2026
Kapal Induk Garibaldi Dipastikan Tiba di Tanah Air Tepat Waktu

Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

  • August 14, 2026
Bali United Dapat Pelajaran dari Sabah FC

Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

  • August 13, 2026
Pertahankan Piala Super, PSG Masuk Jajaran Klub Elite Eropa

Xavi Hernandez Antusias Ditunjuk Jadi Arsitek Belanda

  • August 13, 2026
Xavi Hernandez Antusias Ditunjuk  Jadi Arsitek  Belanda

BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

  • August 13, 2026
BKHIT Canangkan Gerakan Bebas Botol Plastik di Lingkungan Kerja

DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo

  • August 13, 2026
DKD Garda Prabowo Jatim Apresiasi Aksi Ketua DKC Garda Prabowo