
DEWAN Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Keluarga Alumni Lemhannas (IKAL) Provinsi Kalimantan Selatan meminta Ketua Umum DPP IKAL periode 2020–2025, Agum Gumelar, turun tangan menyelesaikan kisruh Musyawarah Nasional (Munas) V IKAL RI.
“Kita meminta Pak Agum Gumelar memberikan pernyataan terkait kepengurusan IKAL, agar kisruh yang terjadi bisa segera diselesaikan,” ujar Ketua DPD IKAL Kalsel, Zulkifli, Rabu (27/8).
Seperti diketahui, Munas V IKAL yang digelar di Jakarta pada Sabtu (23/8) berlangsung ricuh hingga memunculkan dua kubu. Satu kubu mendukung Dudung Abdurachman sebagai ketua umum, sementara kubu lain menilai pelaksanaan Munas tidak sah.
Menurut Zulkifli, bagi DPD Kalsel, Munas V belum tuntas dan belum ada ketua terpilih. “Kami bukan tidak mengakui Pak Dudung, tetapi saat Munas berlangsung, panitia resmi telah menskors untuk waktu yang belum ditentukan. Karena itu kami berpegang pada keputusan panitia,” tegasnya.
Ia menambahkan, DPD Kalsel bersama sejumlah DPD, DPA, dan DPP yang memiliki hak suara tidak berada di lokasi saat Dudung dipilih karena menganggap Munas sudah ditunda. “Kisruh seperti ini belum pernah terjadi sebelumnya dan berpotensi mencoreng nama baik IKAL,” katanya.
Sebelumnya, Munas V IKAL sempat memunculkan lima kandidat yang akhirnya mengerucut menjadi dua nama, yakni Dudung Abdurachman dan Purnomo Yusgiantoro.
Adapun masa kepemimpinan Agum Gumelar sebagai Ketua Umum IKAL akan berakhir pada Desember 2025 mendatang. (DS/S-01)







