Bupati Pati Sudewo Akhirnya Minta Maaf

BUPATI Pati, Sudewo akhirnya meminta maaf terkait ucapannya yang terkesan menantang rakyatnya untuk  berdemonstrasi menolak kebijakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB-P2) hingga 250%.

Sudewo menegaskan tidak bermaksud menantang massa.”Saya minta maaf yang sebesar-besarnya atas pernyataan saya ‘5.000 silakan, 50 ribu massa silakan’. Saya tidak menantang rakyat. Sama sekali tidak ada maksud menantang rakyat, mosok rakyat saya tantang,” kata Sudewo saat konferensi pers di Pendopo Kabupaten Pati, Kamis (7/8).

Menurutnya ia hanya ingin demo berjalan lancar dan aspirasi yang disampaikan bukan pesanan atau ditumpangi pihak lain.

Ia juga meminta maaf atas kegaduhan pascapenertiban Satpol PP terhadap donasi yang dikumpulkan oleh aliansi Masyarakat Pati Bersatu. Sudewo berharap aksi demo warganya yang akan digelar 12 Agustus nanti berjalan lancar dan aman.

BACA JUGA  Jaga Kelestarian Lingkungan, Pemprov Jateng Perketat Perizinan Pertambangan

Kendati sudah meminta maaf, masyarakat masih kecewa dengan sikapnya. Seperti saat kirab boyongan HUT ke-702 Kabupaten Pati, Kamis sore, warga yang memadati Alun-Alun Pati menyoraki Bupati Sudewo.

“Turun..turun..” teriak warga saat kereta kencana yang ditumpangi Bupati melintas di tengah kirab boyongan, dari Pendopo Kemiri ke Pendopo Kabupaten.

Warga Pati masih marah dengan sikap Bupati Pati yang nekat menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250%.

Sudewo menyatakan tarif PBB-P2 tidak dinaikkan selama 14 tahun, sehingga perlu penyesuaian besar-besaran saat ini Alasan utama adalah PBB-P2 selama 14 tahun terakhir tidak pernah disesuaikan. (*/S-01)

BACA JUGA  32 Ribu Pekerja Dapat Bantuan Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau

Siswantini Suryandari

Related Posts

Donasi untuk Keluarga James Van Der Beek Capai 2 Juta Dolar

KAMPANYE penggalangan dana melalui GoFundMe untuk keluarga aktor James Van Der Beek telah mengumpulkan dana sebesar 2 juta dolar AS, menyusul wafatnya sang aktor pada usia 48 tahun. Van Der…

Kemensos Gandeng BPS Cek 11 Juta PBI-JKN Nonaktif

KEMENTERIAN Sosial Republik Indonesia (Kemensos) menggandeng Badan Pusat Statistik (BPS) untuk melakukan ground check terhadap 11 juta Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang dinonaktifkan. Langkah ini merupakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Donasi untuk Keluarga James Van Der Beek Capai 2 Juta Dolar

  • February 13, 2026
Donasi untuk Keluarga James Van Der Beek Capai 2 Juta Dolar

Kemensos Gandeng BPS Cek 11 Juta PBI-JKN Nonaktif

  • February 13, 2026
Kemensos Gandeng BPS Cek 11 Juta PBI-JKN Nonaktif

Mensos Kerahkan Pendamping PKH Cek 11 Juta PBI-JK Nonaktif

  • February 13, 2026
Mensos Kerahkan Pendamping PKH Cek 11 Juta PBI-JK Nonaktif

Kemenag Perkuat Kolaborasi Nasional Zakat dan Wakaf 2026

  • February 13, 2026
Kemenag Perkuat Kolaborasi Nasional Zakat dan Wakaf 2026

Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

  • February 13, 2026
Pemilik 24 Satwa Dilindungi Ditahan di Manado

Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY

  • February 13, 2026
Desi Safitri Raih IPK 3,95, Jadi Lulusan Terbaik S1 UNY