Siswa SMP Al Falah Assalam Diberi Materi Bahaya Judi Online

SMP Al Falah Assalam Tropodo Kecamatan Waru Kabupaten Sidoarjo memberikan materi bahaya judi online dalam masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS).

MPLS juga ditandai dengan pelepasan burung merpati, sebagai simbol bahwa bakat dan minat siswa harus dibebaskan, sementara guru akan memberikan pendampingan.

Berbeda dengan sekolah lainnya, MPLS SMP swasta di Sidoarjo ini dilakukan di masjid sekolah tersebut. Mereka melakukan sholat dhuha, membaca Alquran dan melakukan doa bersama.

Mendidik anak-anak dalam visi misi koridor islami, sehingga saat masuk pertama di masjid, itu sebagai rasa syukur kita kepada Allah SWT dan harapan kita masuk sekolah ini,” kata Kepala SMP Al Falah Assalam Tropodo Sidoarjo, Muhammad Ma’ruf, Senin (14/7).

BACA JUGA  Polda Jatim Kembali Olah TKP Reruntuhan Ponpes Al Khoziny

Bahkan salah satu materi MPLS di sekolah tersebut adalah bahaya akan judi online. Pemberian materi tersebut sebagai bentuk antisipasi, agar siswa tidak terjerumus judi online.

Apalagi di era digital ini banyak anak yang bermain game online. Mereka diingatkan agar permainan game online, tidak terjerumus ke judi online.

“Selain memperkenalkan bagaimana kurikulum kami, kami juga mengetahui yang menjadi permasalahan para remaja adalah judi online, sehingga kami bekali anak-anak saat mereka main game tidak tergiring ke judi online, ketika mereka ada waktu bermain game mereka mampu memanajemen dengan baik,” kata M Ma’ruf.

Pembukaan MPLS juga ditandai dengan pelepasan tiga ekor burung merpati menggambarkan bakat dan minat siswa yang harus dilepaskan, dan guru akan memberikan pendampingan.

BACA JUGA  Konflik Rumah Ibadah di Kecamatan Tarik Menjadi Perhatian Pemerintah

Selama MPLS lima hari, siswa juga tidak harus mengenakan seragam sekolah. Siswa baru diberi kebebasan, bahkan mengenakan seragam sesuai cita-cita mereka.

“Yang ingin jadi dokter memakai pakaian dokter, ingin jadi TNI mengenakan pakaian TNI dan sebagainya,” kata M Ma’ruf. (OTW/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Jelekong Berpeluang Jadi Lokasi PSEL Bandung Raya

KAWASAN Jelekong yang terletak di Kabupaten Bandung berpotensi menjadi salah satu lokasi pengembangan Pembangkit Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di wilayah Bandung Raya. Hal itu menyusul hasil tinjauan awal dari…

Dinkes Temukan 30 Anak Positif Campak di Tasikmalaya

DINAS Kesehatan kota Tasikmalaya menemukan 30 orang positif campak berdasarkan pemeriksaan laboratorium Labkesda Provinsi Jabar. Kasus penyakit tersebut, ditemukan awal Januari hingga Maret dan kini semua pasien sudah sembuh setelah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

UPI Duduki Peringkat Pertama Peminat Terbanyak Hasil SNBP

  • March 31, 2026
UPI Duduki Peringkat Pertama Peminat Terbanyak Hasil SNBP

Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak

  • March 31, 2026
Dinkes Kota Bandung Ajak Warga Lengkapi Imunisasi Campak

Minimnya Transparansi Algoritma Platform Digital Harus Jadi Perhatian

  • March 31, 2026
Minimnya Transparansi Algoritma Platform Digital Harus Jadi Perhatian

Pengalihan 58% Dana Desa untuk KMP Bisa Lemahkan Otonomi Desa

  • March 31, 2026
Pengalihan 58% Dana Desa untuk KMP Bisa Lemahkan Otonomi  Desa

Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kini Semakin Diminati 

  • March 31, 2026
Mudik Bersama Hewan Peliharaan Kini Semakin Diminati 

Jelekong Berpeluang Jadi Lokasi PSEL Bandung Raya

  • March 31, 2026
Jelekong Berpeluang Jadi Lokasi PSEL Bandung Raya