Gelombang Laut di Selatan DIY Berpotensi Capai 4 Meter

TINGGI gelombang laut di perairan Samudera Hindia selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), termasuk wilayah Kabupaten Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul, diperkirakan meningkat signifikan mulai Kamis (10/7) pukul 07.00 WIB hingga Minggu (13/7) pukul 07.00 WIB.

Prakirawan Stasiun Meteorologi BMKG Yogyakarta, Bhakti Wira, menjelaskan bahwa gelombang laut diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4,0 meter, dan berisiko terhadap aktivitas pelayaran.

“Berdasarkan analisis kondisi sinoptik, tidak terpantau pola tekanan rendah di sekitar Pulau Jawa. Saat ini angin di wilayah DIY bertiup dari arah timur dengan kecepatan cukup tinggi, yang berdampak pada peningkatan tinggi gelombang di perairan selatan,” ujar Bhakti, Kamis (10/7).

Ia menambahkan bahwa kondisi ini dapat membahayakan keselamatan pelayaran, khususnya bagi kapal kecil dan nelayan tradisional. Berikut parameter risiko berdasarkan jenis kapal:

  • Perahu nelayan: berisiko jika kecepatan angin ≥ 15 knot dan tinggi gelombang ≥ 1,25 meter
  • Perahu tongkang: berisiko jika kecepatan angin ≥ 16 knot dan tinggi gelombang ≥ 1,5 meter
  • Kapal ferry: berisiko jika kecepatan angin ≥ 21 knot dan tinggi gelombang ≥ 2,5 meter
BACA JUGA  Sebagian Kota di Indonesia Berpotensi Diguyur Hujan

BMKG mengimbau masyarakat pesisir, nelayan, serta operator pelayaran untuk meningkatkan kewaspadaan dan selalu memantau informasi cuaca terkini sebelum melaut. Aktivitas wisata bahari juga disarankan untuk dibatasi selama periode potensi gelombang tinggi ini berlangsung.

Masyarakat dan nelayan diminta waspada terjadinya gelombang laut tinggi di wilayah pesisir selatan DIY. (AGT/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

KAI Logistik terus mengoptimalkan aspek keamanan dan keselamatan dalam pengangkutan komoditas khusus, termasuk Bahan Berbahaya dan Beracun (B3). Layanan ini menjadi alternatif distribusi B3 yang terstandar dan dikelola ketat sesuai…

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

PT Jaminan Kredit Indonesia (Jamkrindo) mencatat volume penjaminan sebesar Rp35,8 triliun di wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sepanjang 2025. Dari total tersebut, sebanyak 577.454 pelaku usaha mikro,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

  • February 12, 2026
Jamkrindo Catat Penjaminan Rp35,8 Triliun di Jateng-DIY di 2025

Teras Cihampelas Ditata, Pemkot Gandeng Kejari dan KPK

  • February 12, 2026
Teras Cihampelas Ditata, Pemkot Gandeng Kejari dan KPK

Farhan: Warga Kota Bandung Terdampak PBI Tetap Bisa Berobat

  • February 12, 2026
Farhan: Warga Kota Bandung Terdampak PBI Tetap Bisa Berobat

PBI-JK Tak Dihapus, Kemensos Lakukan Validasi Data

  • February 12, 2026
PBI-JK Tak Dihapus, Kemensos Lakukan Validasi Data

Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta

  • February 12, 2026
Peneliti UGM Skrining Risiko Asma di Sekolah-Sekolah Yogyakarta