
MENJELANG puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-79, sejumlah pejabat utama dan perwira menengah di lingkungan Polda Jawa Tengah mengalami rotasi dan pergantian jabatan.
Langkah itu merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang terus bergerak untuk mewujudkan pelayanan yang semakin profesional dan dekat dengan masyarakat, sesuai tema Hari Bhayangkara tahun ini: “Polri Untuk Masyarakat.”
Demikian disampaikan Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Artanto dalam keterangannya di Mapolda Jateng pada Kamis, (26/6). Menurutnya, mutasi ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam menjaga semangat pengabdian serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Proses alamiah
“Mutasi jabatan adalah proses alamiah dalam tubuh Polri. Selain sebagai bentuk pembinaan karier, mutasi juga menjadi momentum untuk menghadirkan semangat baru dalam menjawab dinamika tugas yang terus berkembang,” jelas Kombes Pol Artanto.
Berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor: ST/1422/VI/KEP./2025 tertanggal 24 Juni 2025, terdapat 23 pejabat menengah dan utama di wilayah Polda Jateng yang mengalami pergantian jabatan. Mutasi tersebut meliputi posisi Irwasda, Kabidkum, Kapolres, hingga pejabat struktural lainnya baik di lingkungan Mapolda Jateng serta dari luar wilayah yang masuk ke jajaran Polda Jateng.
“Pergantian ini menjadi bentuk kesiapan internal Polri dalam merespons berbagai agenda penting ke depan, termasuk penguatan pelayanan kepada masyarakat serta pengamanan program strategis nasional,” lanjut Kabid Humas.
Semakin optimal
Polda Jawa Tengah optimis bahwa melalui langkah penyegaran ini, kinerja organisasi akan semakin optimal, sejalan dengan semangat Hari Bhayangkara ke-79 untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. (Htm/N-01)







