
RSUD Tarutung, Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara buka suara penyebab seorang pasien meninggal setelah viral di media sosial.
Humas RSUD Tarurung Novita Simbolon didampingi Wakil Direktur dan dokter penanggungjawab dr Yanti Tarigan membantah pihak rumah sakit lalai menangani pasien.
Novita Simbolon menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah menjalankan penanganan pasien sesuai prosedur. Pihak rumah sakit tidak menelantarkan pasien hingga meninggal dunia.
“Pasien adalah peserta aktif BPJS dan telah mendapatkan penanganan sesuai protokol. Kami siap membuka rekam medis kepada keluarga maupun pihak berwenang untuk memastikan transparansi,” tegas Novita, Jumat (23/5).
Pernyataan ini disampaikan menyusul kekecewaan keluarga pasien yang merasa penanganan pasien lamban menyebabkan nyawanya tidak tertolong.
Sebelumnya beredar video di media sosial bahwa ada seorang pasien yang dirujuk di RSUD Tarutung tidak ditangani dengan baik dan lamban menyebabkan pasien tersebut meninggal dunia. (Satu/S-01)







