RSUD Tarutung Buka Suara Pasien Meninggal Lamban Ditangani

RSUD Tarutung, Kota Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara buka suara penyebab seorang pasien meninggal setelah viral di media sosial.

Humas RSUD Tarurung Novita Simbolon didampingi Wakil Direktur dan dokter penanggungjawab dr Yanti Tarigan membantah pihak rumah sakit lalai menangani pasien.

Novita Simbolon menegaskan bahwa pihak rumah sakit telah menjalankan penanganan pasien sesuai prosedur. Pihak rumah sakit tidak menelantarkan pasien hingga meninggal dunia.

“Pasien adalah peserta aktif BPJS dan telah mendapatkan penanganan sesuai protokol. Kami siap membuka rekam medis kepada keluarga maupun pihak berwenang untuk memastikan transparansi,” tegas Novita, Jumat (23/5).

Pernyataan ini disampaikan menyusul kekecewaan keluarga pasien yang merasa penanganan pasien lamban menyebabkan nyawanya tidak tertolong.

BACA JUGA  20 Orang Meninggal Dampak Bencana Hidrometeorologi di Sumut

Sebelumnya beredar video di media sosial bahwa ada seorang pasien yang dirujuk di RSUD Tarutung tidak ditangani dengan baik dan lamban menyebabkan pasien tersebut meninggal dunia. (Satu/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

SESOSOK bayi perempuan ditemukan di beranda sebuah rumah di Dusun Somosari, Ngrangsang RT 07/RW 04 Selomartani, Kalasan, Sleman, pada Minggu pagi. Berdasarkan keterangan saksi, In (61), perempuan, warga Selomartani, Kalasan,…

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

PEMERINTAH Kabupaten Sleman memantau langsung pelaksanaan Musyawarah Kalurahan Pemilihan Lurah Pergantian Antar Waktu (PAW) Tahun 2026 yang berlangsung di lima kalurahan di wilayah Kabupaten Sleman, Minggu. Pelaksanaan Pemilihan Lurah PAW …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

  • September 27, 2026
Polresta Sleman Selidiki Kasus Pembuangan Bayi

Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

  • September 27, 2026
Muzani Tegaskan UUD 1945 tak Bisa Diubah Secara Gegabah

Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

  • September 27, 2026
Sleman Siap Gelar Musyawarah Kalurahan Pergantian Lurah Antarwaktu

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit