BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Perairan Selatan Yogya

BADAN Meteorologi Klimatogoli dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta meminta masyarakat untuk sementara tidak bermain di perairan pantai. Demikian pula warga yang beraktivitas di perairan Samudera Hindia, khususnya di selatan Daerah Istimewa Yogyakarta dimintai mewaspadai terjadinya gelombang tinggi.

Menurut BMKG, pada Minggu (18/5) ini angin dari timur – barat daya kecepatan maksimum 15 km/jam, sedang prakiraan gelombang laut, tinggi gelombang di Perairan Yogyakarta berkisar antara 2,5 – 4,0 meter yang termasuk dalam kategori tinggi.

Sementara cuaca pagi hari potensi hujan ringan di Gunungkidul bagian Selatan, siang – sore hari potensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Yogyakarta, Sleman, Gunungkidul, Bantul bagian Utara, dan Kulon Progo bagian Utara. Potensi hujan ringan di Bantul bagian Selatan dan Kulon Progo bagian Selatan.

BACA JUGA  BMKG Ingatkan 12 Provinsi Berpotensi Hujan Deras

Pada malam hari potensi hujan ringan di Sleman bagian Utara dan Gunungkidul bagian Utara dan pada dini hari potensi hujan ringan di Kulon Progo bagian Selatan, Bantul bagian Selatan, dan Gunungkidul bagian Selatan.

BMKG Yogyakarta pun meminta masyarakat waspada potensi hujan sedang – lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang di Kota Yogyakarta, Sleman, Gunungkidul, Bantul bagian Utara, dan Kulon Progo bagian Utara, serta waspada gelombang tinggi di Perairan Yogyakarta. (AGT/N-01)

BACA JUGA  OMC di Jakarta Selama 6 Hari Sukses Tekan Intensitas Hujan

Dimitry Ramadan

Related Posts

Rayakan HUT, RS Unimus Gelar Operasi Katarak

DALAM rangka memperingati HUT mereka, RS Universitas Muhammadiyah Semarang (RS Unimus) menggelar operasi katarak gratis bagi 100 pasien. Dalam kegiatan itu mereka menggandeng PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul…

Mengapa Banjir Bandang Sumatra Kian Mematikan

BANJIR bandang dan longsor dahsyat melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat bukanlah peristiwa yang datang tiba-tiba. Material kayu, lumpur, batu, dan tanah yang menyapu pemukiman merupakan akumulasi dari proses…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Aston Villa Sukses Redam Arsenal di Villa Park

  • December 6, 2025
Aston Villa Sukses Redam Arsenal di Villa Park

PSM Berbagi Angka Sama dengan Persebaya

  • December 6, 2025
PSM Berbagi Angka Sama dengan Persebaya

Dari Jawa Hingga Papua Harus Siaga Bencana Hidrometeorologi

  • December 6, 2025
Dari Jawa Hingga Papua Harus Siaga Bencana Hidrometeorologi

Rayakan HUT, RS Unimus Gelar Operasi Katarak

  • December 6, 2025
Rayakan HUT, RS Unimus Gelar Operasi Katarak

Mengapa Banjir Bandang Sumatra Kian Mematikan

  • December 6, 2025
Mengapa Banjir Bandang Sumatra Kian Mematikan

Infrastruktur Listrik Sumbar Pulih 100 Persen

  • December 6, 2025
Infrastruktur Listrik Sumbar Pulih 100 Persen