3.000 Anggota Gabungan Siap Amankan PSU Tasikmalaya

JELANG pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Polda Jawa Barat menyiapkan 3.000 personel gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polisi, Satpol PP, BPBD, Damkar, dan Linmas.

Pengamanan tersebut, dilakukan untuk memberikan kenyamanan, keamanan agar pemungutan suara ulang (PSU) bisa berjalan lancar dan kondusif.

Karo Ops Polda Jabar, Kombes Pol La Ode Aries El Fathar mengatakan, apel pasukan yang dilakukan dalam pengamanan Pilkada 2025 di Kabupaten Tasikmalaya itu untuk mengecek kesiapan personel dan kelengkapan sarana prasarana Polri serta instansi terkait sebelum diterjunkan ke lapangan. Namun, perencanaan sudah dipersiapkan supaya berjalan optimal.

“PSU perlu adanya jaminan keamanan dan memberikan ruang kepada masyarakat hingga setiap tahapan bisa berjalan dengan aman. Apel gelar pasukan ini pengecekan terakhir kesiapan personil, yang siap untuk menjaga masyarakat mendukung dalam pelaksanaan pesta demokrasi,” katanya, di Lapangan Sepakbola, Kaliki, Mangunreja, Rabu (16/4/2025)

BACA JUGA  Warga Dukung Penerapan Friday Car Free di Balai Kota Bandung

Berbagai unsur

Ia mengatakan, gelar apel pasukan dalam pengamanan pemungutan suara ulang di Kabupaten Tasikmalaya melibatkan berbagai unsur. Mereka akan pengamanan PSU pada 19 April. Namun, pengamanan TPS melibatkan 1.997 personel dengan jumlah 2.847 tempat pemungutan suara (TPS).

“Untuk pengamanan TPS maksimal ada 1 dan 2 personel termasuknya sudah petakan titik rawan bencana di Tasikmalaya hingga penyiapkan peralatan berat mengantisipasi bencana longsor di TPS. Akan tetapi, BPBD dan personel gabungan TNI, Polri akan siap melakukan evakuasi jalan jika terjadinya bencana pada saat pemungutan suara ulang (PSU),” ujarnya.

Sudah dipetakan

Menurutnya, pada pemungutan suara ulang (PSU) memang untuk kerawanan selama ini sudah dipetakan termasuk TNI, Polri, Pemkab Tasikmalaya telah melaksanakan kegiatan silaturahmi dengan tokoh agama. Selain itu mereka juga melakukan pertemuan dan imbauan agar situasi Kamtibmas di Tasikmalaya aman, nyaman dan kondusif.

BACA JUGA  Pertumbuhan Ekonomi Harus Sentuh Industri

“Saya percaya masyarakat di Tasikmalayatunduk pada aturan, baik penyelenggara yang ada di wilayah. Dan para tokoh masyarakat, agama, ulama menjaga agar pelaksanaan PSU Pilkada berjalan lancar,” pungkasnya. (Yey/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk mencegah kecelakaan lalu lintas sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berkendara. Upaya tersebut diwujudkan…

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Silmy Karim Didakwa Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

  • October 29, 2026
Silmy Karim Didakwa  Terima Rp1,2 Miliar dari Memeras WNA

Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

  • October 29, 2026
Beri Bonus untuk Atlet dan Pelatih, Presiden Ucapkan Terima kasih

Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

  • October 29, 2026
Cegah Tabrak Belakang, Polda Jateng Tempeli Truk Stiker Reflektif

Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

  • October 29, 2026
Dilema Pers di Mata KDM; antara Biaya Produksi dan Kebebasan Tanpa Etika

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue