Gubernur Jateng Berharap Bisa Terus Bersinergi dengan DPRD

GUBERNUR Jawa Tengah, Ahmad Luthfi menyatakan, sinergisitas antara Pemerintah Provinsi dan DPRD setempat perlu terus dijaga. Tujuannya agar berbagai program pembangunan yang direncanakan terealisasi dengan baik.

“Komunikasi kita terbuka, apa yang menjadi problem, kita pecahkan bersama,” kata Luthfi saat menghadiri Halalbihalal bersama Forum Berlian Ngopèni Nglakoni di Gedung Meraih Putih, Kompleks Kantor Gubernur Jateng pada Selasa (8/4).

Forum Berlian Ngopeni Nglakoni merupakan ruang komunikasi yang diinisiasi oleh Ahmad Luthfi. Forum itu sebagai wadah tukar pikiran antara Pemprov Jateng dan anggota DPRD Jateng. Tujuannya agar para wakil rakyat memiliki sense of crisis (kepekaan) yang sama dengan Pemprov dalam upaya membangun Jawa Tengah.

BACA JUGA  Mafindo Minta Masyarakat tidak Mudah Termakan Hoaks

Infrastruktur dasar

Dalam acara tersebut, Luthfi memaparkan fokus program pemerintah Provinsi Jateng selama satu tahun ke depan. Di antaranya, terkait pembangunan infrastruktur dasar dan pelayanan dasar. Misalnya terkait sekolah, bidang kesehatan, dan pertanian.

“Itu sudah kita laksanakan, kita minta dukungan dewan untuk kegiatan ini juga,” katanya.

Luthfi mengatakan, anggota dewan memiliki konstituen di setiap daerah pemilihan. Mereka membawa aspirasi dan mengetahui betul permasalahan yang ada di daerah. Oleh karenanya, Program Pemprov dan DPRD harus selalu sinergi.

Dalam kegiatan tersebut, sejumlah wakil rakyat juga menyampaikan beberapa permasalahan di daerahnya, di antaranya mengenai kemiskinan, serapan tenaga kerja, dan masalah sosial lainnya.

Beri kontribusi

Sementara itu, Ketua DPRD Jateng, Sumanto mengatakan, pembangunan daerah harus bisa memberikan kontribusi pada pembangunan nasional. Salah satunya mengupayakan produktivitas pangan Jawa Tengah, sehingga menopang swasembada pangan.

BACA JUGA  Bupati dan Wali Kota di Jateng Fokus Pembangunan Infrastruktur

“Kita sudah bisa berkontribusi dalam hal peternakan dan pertanian,” katanya.

Sumanto menambahkan, Jawa Tengah harus bisa berdikari dalam apa saja. Jika memang ingin berdikari dalam swasembada pangan, maka sektor lain juga harus ikut menopang.

“Jadi kalau mau pengadaan alat pertanian ya kita buat sendiri. Pembangunan satu sektor akan mengiringi di sektor lain,” katanya. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

SAAT memasuki usia ke-216 tahun, Kota Bandung terus menunjukkan kemajuan dalam tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik. Berbagai penghargaan yang diraih sepanjang 2026 menjadi bukti bahwa upaya reformasi birokrasi dan…

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

SEBANYAK 128 peserta dari 67 tim mengikuti kejuaraan olahraga domino bertajuk Domino ORADO (101) Piala Panglima TNI di Pendopo Parasamya Kabupaten Sleman, Minggu. Komandan Korem (Danrem) 072/Pamungkas, Brigjen TNI Yuniar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

  • September 27, 2026
Lulusan UPN Yogyakarta Diminta tidak hanya Fokus Kejar Karier

Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

  • September 27, 2026
Warisan tak Ternilai dan Kekal dari Prof Widagdo

Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

  • September 27, 2026
Hadir di Bandung, MAPrivilege Tawarkan Beragam Benefit

Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

  • September 27, 2026
Kota Bandung Alami Kemajuan dalam Pelayanan Publik dan Investasi

128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

  • September 27, 2026
128 Peserta Ikuti Kejuaraan Domino ORADO Piala Panglima TNI

1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy

  • September 27, 2026
1000 Peserta Diharapkan Ikuti Lomba Borobudur 100 untuk Bantu Penyandang Cerebral Palsy