Cegah Macet, Polres Wonosobo Rekayasa Lalu Lintas di Dieng

UNTUK mengantisipasi lonjakan wisatawan selama libur Idul Fitri, Polres Wonosobo menerapkan sistem satu arah di jalur wisata Dieng. Kebijakan itu bertujuan untuk mencegah kemacetan serta memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung yang datang ke destinasi wisata yang dikenal sebagai ‘Negeri di Atas Awan.’

Dalam keterangannya Kapolres Wonosobo, AKBP M. Kasim Akbar Bantilan, menegaskan bahwa pengamanan ini dilakukan guna mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas serta potensi gangguan keamanan di lokasi wisata.

“Kami menempatkan personel di titik-titik strategis untuk mengatur lalu lintas, memberikan himbauan kepada wisatawan, serta mengantisipasi gangguan kamtibmas,” ujar Kapolres, Kamis (3/4).

Kepadatan arus kendaraan kerap terjadi di jalur menuju Dieng, terutama akibat kendaraan yang melambung ke jalur berlawanan, kendaraan yang tidak kuat menanjak hingga mogok, serta banyaknya wisatawan yang berhenti di gardu pandang untuk mengabadikan momen matahari terbit antara pukul 05.00 hingga 07.00 WIB.

BACA JUGA  Cegah Kemacetan, One Way di Tol Semarang Diperpanjang

Mobil derek

Untuk mengatasi hal ini, Polres Wonosobo menyiagakan mobil derek di Pos Polisi Gardu Pandang serta menyediakan ganjal ban bagi kendaraan yang mengalami kendala di tanjakan.

Selain itu, Sat Lantas Polres Wonosobo berkoordinasi dengan Sat Lantas Polres Banjarnegara untuk menerapkan sistem one way di jalur wisata. Kendaraan yang datang dari arah Wonosobo, setibanya di pertigaan Dieng, diarahkan untuk mengambil jalur kiri dan tidak diperbolehkan belok kanan.

Rekayasa lalu lintas ini dilakukan secara situasional berdasarkan laporan dari anggota yang berjaga di titik-titik pengamanan.

Di lokasi wisata, petugas kepolisian aktif memberikan himbauan kepada wisatawan. Sat Binmas Polres Wonosobo, yang dipimpin AKP Bambang A.S., turun langsung mengingatkan wisatawan agar memarkir kendaraan di kantong-kantong parkir yang telah disediakan serta tetap tertib berlalu lintas demi kelancaran arus.

BACA JUGA  Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalu Lintas

Salah satu wisatawan, Ida, yang datang dari Bangka Belitung, mengapresiasi kehadiran polisi yang ramah dan sigap memberikan pengamanan.

“Polisinya ramah-ramah, mereka mengingatkan kami untuk berhati-hati dan menjaga barang bawaan. Sepanjang perjalanan dari jam 3 pagi, kami melihat banyak petugas yang mengatur lalu lintas. Bahkan, ada ibu Polwan yang menggunakan megafon untuk memberikan himbauan agar kendaraan tetap tertib,” ujar Ida.

Buka tutup

Menjelang siang, kepadatan kendaraan menuju Dieng semakin meningkat. Oleh karena itu, Polres Wonosobo memberlakukan sistem buka-tutup jalan secara situasional untuk mengatur arus kendaraan yang naik ke kawasan wisata.

Upaya pengamanan yang dilakukan Polres Wonosobo bertujuan untuk menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman bagi para wisatawan. Namun, keberhasilan pengamanan ini tidak akan maksimal tanpa kesadaran dan kerja sama dari masyarakat.

BACA JUGA  Gaet Turis, Rumah Dinas Gubernur Jabar Jadi Destinas Wisata Edukasi Sejarah

Oleh karena itu, seluruh pengguna jalan diimbau untuk selalu mengikuti arahan petugas dan mematuhi aturan lalu lintas demi kelancaran bersama. (Htm/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

POLSEK Sleman menerima laporan ditemukannya sesosok bayi berjenis kelamin laki-laki di Zona Klitikan Pasar Sleman, di Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat pagi. Kasi Humas Polresta Sleman Iptu Argo…

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

WAKIL Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X  resmi membuka gelaran Jogja Fashion Week (JFW) XXI 2026 di Jogja Expo Center (JEC), Banguntapan, Sleman, pada Kamis (13/08). Ajang itu diharapkan jadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

  • August 15, 2026
Mahasiswa UGM Kembangkan Pembayaran Digital Lewat Sidik Jari

Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

  • August 15, 2026
Pemerintah Kirim 50 ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

  • August 15, 2026
Korban Meninggal Dunia akibat Gempa M 7,7 di NTT Terus Bertambah

Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

  • August 15, 2026
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Gangguan Kegiatan Keagamaan di GMS Bantul

Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

  • August 15, 2026
Gunung Merapi Alami 1.205 Gempa dan 98 Awan Panas Guguran

Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara

  • August 15, 2026
Bupati Ponorogo Nonaktif Sugiri Sancoko Divonis 6,5 Tahun Penjara