Antisipasi Krisis Pangan, Disdik Gandeng DKPP Kota Bandung

UNTUK mengantisipasi kekurangan menu bahan makanan terutama sayur-sayuran dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG), Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, akan berkoordinasi dengan Dinas ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bandung guna penyediaan bahan baku yang berkualitas.

“Kami mulai melakukan antisipasi masalah menu pangan, terutama sayur-sayuran yang dibutuhkan dalam program MBG. Ini dilakukan agar penyedia tidak kekurangan bahan baku saat menyiapkan menu MBG tersebut,” ungkap Plt. Kepala Disdik Kota Bandung, Tantan Santana Jumat (24/1).

Menurut Tantan, jika penyedia dalam hal ini Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kekurangan bahan pangan, tentu program MBG untuk siswa di setiap sekolah tidak bisa terpenuhi, sehingga hal tersebut perlu diantisipasi dengan baik sejak sekarang.

BACA JUGA  Jabar Yakin Oktober Pembangunan 4.600 Dapur SPPG Selesai

“Kami sudah memetakan kerawanan pangan, jangan sampai dapur ini tidak ada bahan bakunya. Jadi kami berkoordinasi dengan DKPP, untuk membantu penyiapkan bahan pangan yang dibutuhkan. Apalagi DKPP punya program Buruan Sae, yang mana setiap kelompoknya melakukan penanaman berbagai jenis sayuran yang tentu sangat dibutuhkan,” beber Tantan.

Tahap dua

Hingga tahap dua ini, lanjut Tantan program MBG telah terdistribusikan ke-40 sekolah dengan rincian tahap 1 yaitu 9 SD dan 5 SMP, sedangkan tahap 2 meliputi 1 TK, 21 SD dan 4 SMP dengan total sebanyak 21.271 siswa. Saat memasuki bulan puasa program MBG libur dan dilanjutkan setelah lebaran, dengan penambahan satu kecamatan lagi.

“Dengan bertambahnya penerima MBG, maka kebutuhan bahan baku juga akan semakin banyak. Sehingga kami harus melakukan antisipasi agar pangan untuk program MBG tetap terpenuhi,” ujar Tantan.

BACA JUGA  Gita Pertiwi Ingatkan Dampak Program Makan Bergizi Gratis

Sementara itu Kepala DKPP Kota Bandung, Gin Gin Ginanjar menyatakan kesiapannya untuk membantu memenuhi kebutuhan bahan baku, terutama sayur-sayuran yang kualitasnya sesuai dengan yang sudah ditetapkan SPPG. Saat ini kelompok Buruan Sae ada sekitar 480 dan tersebar di seluruh kelurahan yang ada di 30 kecamatan di Kota Bandung.

“Kelompok Buruan Sae ini yang selama ini menanam berbagai jenis sayuran, tentu sangat siap jika mereka dilibatkan dalam program MBG dengan menanam sayuran sesuai yang dibutuhkan tentu dnegan standar SPPG,” papar Gin Gin.

Muatan lokal

Gin Gin juga mendorong bahwa penting pemanfaatan bahan pangan lokal dalam program MBG, melalui konsep Beragam, Bergizi, Seimbang dan Aman (B2SA). Dan juga mendorong pemanfaatan dapur Dahsat (Dapur Sehat Atasi Stunting) di kelurahan dan mengintegrasikan Buruan Sae sebagai muatan lokal di sekolah.

BACA JUGA  KAI Daop 6 Bagikan 1000 Pack MBG untuk para Siswa di Boyolali

“Saya optimistis program Buruan Sae yang melibatkan petani lokal dapat menjadi solusi untuk mendukung keberlanjutan program MBG di Kota Bandung. Dengan langkah-langkah strategis ini, tentu diharapkan program MBG, tidak hanya berjalan lancar tetapi juga memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi siswa khususnya di Kota Bandung,” sambung Gin Gin. (Rava/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

SEMANGAT apresiasi terhadap dedikasi dan pengabdian para tokoh bangsa mewarnai malam Penganugerahan HPN Awards 2026 yang digelar Berlian Organizer di Diamond Ballroom, Quest Hotel Simpang Lima Semarang, Jumat (26/6/2026). Sebanyak…

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

  • June 28, 2026
Gebuk India, Timnas Voli Indonesia Melenggang ke Final AVC Cup

AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

  • June 27, 2026
AS dan Iran Kembali Saling Serang meski Sudah Berdamai

TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

  • June 27, 2026
TNI AL Kirim Personel ke Italia untuk Jadi Awak Kapal Induk Garibaldi

Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

  • June 27, 2026
Belgia dan Mesir Lolos, Iran Tunggu Antrean, Selandia Baru Nangis di Pojokan

Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

  • June 27, 2026
Tanjung Verde Cetak Sejarah, Spanyol Bikin Uruguay Merana

Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards

  • June 27, 2026
Sederet Tokoh Bangsa Dapat Penghargaan HPN Awards