Banjir di Sulawesi Selatan Melanda Empat Wilayah

BANJIR di Sulawesi Selatan melanda empat wilayah, tepatnya di Kota Makassar. Kabupaten Maros, Kabupaten Barru, dan Kabupaten Soppeng.

Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan meluapnya sungai-sungai dan menyebabkan banjir besar.

Laporan dari Basarnas Makassar, ada empat wilayah yang menjadi fokus penangangan banjir. Untuk Kota Makassar titik fokus di Kecamatan Biringkanaya dengan ketinggian iar antara 50 cm hingga 1 meter. Saat ini kondisi air sudah mulai surut.

Di Kabupaten Maros, banjir bandang melanda tiga kecamatan. Laporan Basarnas ada 10 jembatan putus dan 450 kepala keluarga terdampak banjir.

Di Kabupaten Maros, banjir bandang melanda tiga kecamatan. Laporan Basarnas ada 10 jembatan putus dan 450 kepala keluarga terdampak banjir.

BACA JUGA  BNPB: 836 Meninggal, 509 Hilang Dampak Bencana Sumatra

Kepala BPBD Maros Towadeng mengatakan banjir bandang terjadi sekitar pukul 07.30 Wita, Sabtu (21/12).

Banjir dipicu setelah turun hujan selama 24 jam di hulu Sungai Walannae. Wilayah terdampak banjir bandang antara lain Kecamatan Camba, Mallawa, dan Cenrana.

Tim Rescue Basarnas Makassar hingga hari ini masih melakukan evakuasi warga terdampak banjir di Sulawesi Selatan.

Kepala Kantor Basarnas Makassar Muh Arif Anwar di Makassar menjelaskan pihaknya fokus di empat titik untuk evakuasi warga.

Yaitu Kota Makassar, Kabupaten Maros, Kabupaten Barru dan Kabupaten Soppeng. Keempat daerah tersebut paling terdampak  bencana hidrometeorologi basah.

Hingga kini belum ada laporan biaya kerugian dan korban jiwa dampak banjir di empat wilayah tersebut. (*/S-01)

BACA JUGA  SAR Temukan Satu Korban Pesawat Hilang Kontak di Sulsel

Siswantini Suryandari

Related Posts

Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

MENTERI Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyebut Jawa Tengah sebagai indikator kunci keberhasilan program nasional. Menurutnya, jika program strategis pemerintah berjalan baik di provinsi ini, keberhasilan secara nasional akan mengikuti.…

Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

INDONESIA telah menerima kesepakatan dagang resiprokal dengan Amerika Serikat (AS) terkait masuknya barang-barang Amerika ke Indonesia tanpa mendapat sertifikasi halal. Hal tersebut menjadi sorotan sejumlah pemuka agama Islam. Pasalnya, produk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

  • March 3, 2026
Zulhas Sebut Jateng Kunci Sukses Program Nasional

Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

  • March 3, 2026
Impor Daging dari AS Bisa Matikan Usaha Peternak Lokal

Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

  • March 3, 2026
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Kena OTT KPK dalam Kasus Pengadaan

UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

  • March 3, 2026
UII Desak Pemerintah RI Mundur dari BoP

Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman

  • March 3, 2026
Wagub Jabar  Minta Semua Pihak Bersinergi Wujudkan Mudik Aman

Kemenhaj Jabar Pastikan Jemaah Umrah Mereka Aman

  • March 3, 2026
Kemenhaj Jabar Pastikan Jemaah Umrah Mereka Aman