Dua Perkampungan Warga di Cianjur Direlokasi

PEMERINTAH Kabupaten Cianjur, Jawa Barat merelokasi dua perkampungan warga terdampak pergerakan tanah di Kecamatan Kadupandak.

Relokasi dilakukan karena di nilai tidak layak lagi ditempati. Seiring pergerakan tanah yang terus meluas dan bertambah dalam.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Cianjur Asep Kusmana Wijaya mengatakan petugas sudah diterjukan untuk mendata ulang rumah yang rusak di perkampungan Desa Wargasari dan Sukaraja.

“Kami sudah meminta pihak desa dan kecamatan mencari lahan untuk relokasi perkampungan warga di dua desa tersebut,” kata Asep Kusmanan Wijaya, Kamis (28/11).

“Untuk Desa Sukaraja sudah ada lokasinya dan akan diajukan ke Pemkab Cianjur,” lanjutnya.

Warga di Desa Sukaraja yang mengalami pergerakan tanah akan direlokasi ke tanah hibah desa yang aman dari pergerakan tanah.

BACA JUGA  Proyek Geothermal Cipanas Berperan Dalam Transisi Energi

Sedangkan warga di Desa Wargasari, pihak desa sudah diminta mencari lokasi.

BPBD Cianjur tengah mendata ulang rumah rusak akibat pergerakan tanah untuk diajukan ke Pemkab Cianjur agar mendapat bantuan.

Karena rumah yang semula rusak ringan menjadi rusak sedang dan rusak sedang menjadi rusak berat.

Data sementara rumah rusak di Desa Wargasari sekitar 200 unit.Sedangkan di Desa Sukaraja sekitar 60 unit.

Sementara itu pergerakan tanah terjadi di Kecamatan Takokak. Dari hasil pendataan ada 200 rumah rusak dan ratusan lainnya terancam pergerakan tanah.

BPBD terus mendata rumah terdampak pergerakan tanah maupun yang terancam dibantu aparat kecamatan dan desa. (*/S-01)

BACA JUGA  Hampir Separuh Wilayah Kabupate Cianjur Diterjang Bencana

Siswantini Suryandari

Related Posts

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengku Buwono X meminta Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) DIY yang baru Ghofar Ismail untuk mengubah gaya kerja dari…

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

HARGA sejumlah bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional di Tasikmalaya terpantau naik menjalang ramadan. Bahan-bahan itu di antaranya cabai merah, telur, beras, bawang putih, daging ayam dan daging sapi. Kenaikan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

  • February 12, 2026
Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

  • February 12, 2026
Sultan Minta Kepala DPMPTSP DIY Ubah Gaya Kepemimpinan

Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

  • February 12, 2026
Tolak Keterangan Kusnadi, Khofifah Bantah Terima Fee Ijon Hibah

Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

  • February 12, 2026
Jelang Ramadan, Harga Bahan Pokok di Tasikmalaya Naik

UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

  • February 12, 2026
UGM Gandeng NVIDIA dan Indosat untuk Kembangkan Riset

KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api

  • February 12, 2026
KAI Logistik Perkuat Keamanan Angkutan B3 Lewat Kereta Api