
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X mengungkapkan, keberadaan Brimob (Brigade Mobil) telah menjadi simbol komitmen untuk menjaga keamanan.
“Apresiasi setinggi-tingginya kepada jajaran Brimob yang telah menunjukkan dedikasi dan semangat juang dalam menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab,” kata Sri Sultan pada syukuran HUT ke-79 Korps Brimob Polri di Mako Brimob Polda DIY di Baciro, Yogyakarta, Kamis. (14/11).
Menurut Sri Sultan semangat Juang Brimob patut dibanggakan. “Brimob juga menjadi simbol dari komitmen untuk menjaga keamanan,” kata Sri Sultan.
Gubernur DIY juga menekankan harapannya agar Brimob terus bersinergi dengan pemerintah dalam menghadapi tantangan ke depan.
Termasuk dalam mendukung Pilkada Serentak 2024 dan berbagai program prioritas pemerintah untuk mewujudkan visi Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045.
“Lebih dari itu saya berharap Brimob dapat terus bersinergi dengan pemerintah. Tantangan ke depan, termasuk menghadapi Pilkada Serentak 2024,” lanjut Sri Sultan.
Menurutnya hal ini memerlukan kolaborasi yang solid. Sinergi ini juga diharapkan mampu mendukung program-program prioritas pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045.
Lebih lanjut Sri Sultan mengatakan komitmen Brimob Presisi Menuju Indonesia Maju adalah sebuah visi besar untuk menciptakan Korps Brimob yang lebih modern.
Juga lebih adaptif, dan selalu siap menghadapi segala tantangan mengamankan tanah air.
“Brimob harus berkomitmen untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Menjadi garda utama yang hadir di setiap tantangan yang ada, dan setiap kali dipanggil oleh rakyat,” kata Sri Sultan.
Sri Sultan sebut Brimob berdedikasi
Dalam setiap operasi, menurut Ngarsa Dalem, pengamanan, dan tantangan namun demikian Brimob telah menunjukkan dedikasi.
Brimob merupakan abdi masyarakat, yang hadir bukan hanya di medan pertempuran, tetapi juga di tengah masyarakat, bencana dan krisis, serta saat Indonesia membutuhkan keamanan dan perlindungan.
Korps Brimob diharapkan dapat terus meningkatkan kesiagaan, dengan mengedepankan sinergi bersama seluruh aparat pemerintahan dan masyarakat.
Termasuk juga dalam menghadapi Pilkada Serentak yang akan berlangsung di seluruh Indonesia. Peran aktif Korps Brimob menjadi sangat penting, dalam menciptakan rasa aman bagi masyarakat.
“Melalui pendekatan persuasif, Korps Brimob dapat berkontribusi dalam menciptakan suasana yang kondusif, memungkinkan masyarakat menjalankan hak pilihnya tanpa rasa khawatir,” tutur Ngarsa Dalem.
Sementara itu, Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan mengatakan, kesetiaan yang dimiliki oleh Polri wajib ditujukan kepada NKRI.
Ia menyebut, Polri adalah institusi terhormat pengayom masyarakat.
“Kita harus patuh untuk tegak lurus ke atas. Kepatuhan kita pada aturan, pada bangsa, pada negara,” kata Suwondo.
“Tidak boleh ada penyelewengan wewenang dan jabatan. Tanggung jawab kita untuk mengayomi masyarakat dan menciptakan ketertiban,” lanjutnya.
Komandan Satuan (Dansat) Brimob Polda DIY, Kombes Pol. Edi S. Sinulingga menyampaikan fakta menarik terkait keterkaitan antara Sri Sultan dan Brimob.
Pada tahun 2015, tepatnya HUT ke-70 Brimob, Gubernur DIY ini dianugerahi gelar sebagai warga kehormatan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polisi Republik Indonesia.
Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi Brimob atas perhatian Sultan terhadap korps Brimob.
Banyak perhatian yang diberikan Sri Sultan kepada Brimob, di antaranya bantuan tanah yang kini dijadikan Markas Brimob Polda DIY.
Edi S Sinulingga mengatakan sangat senang atas kesediaan Sri Sultan untuk hadir pada HUT ke-79 ini.
Kehadiran Gubernur DIY ini juga menjadi kesempatan bagi para anggota untuk mendapatkan nasehat dan wejangan atas sikap cinta tanah air dan bela negara.
“Ngarsa Dalem adalah bagian dari Brimob, dan kami sangat bangga beliau berkenan hadir di tengah-tengah kami,” kata Edi S. Sinulingga. (AGT/S-01)







