
DISTRIBUSI surat suara Pemilihan Gubernur/Wakil Gubernur dan Pemilihan Bupati/Wakil Bupati Provinsi Kalimantan Timur resmi dimulai dari PT Temprina Media Grafika, Bawen, Kabupaten Semarang pada Sabtu (19/10) malam.
Sebanyak 5.811.592 lembar surat suara dikirim dengan pengawalan ketat guna memastikan kelancaran dan keamanan proses pengiriman ini.
Pengiriman surat suara dilakukan dengan menggunakan truk tronton box container yang diangkut melalui jalur darat menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, sebelum dilanjutkan melalui jalur laut menuju Kaltim.
Pengawalan distribusi ini dilakukan oleh personel Brimob Polda Kalimantan Timur serta anggota pengamanan KPU Provinsi Kalimantan Timur. Satu unit mobil pengawal berisi personel Brimob dan anggota pengamanan KPU turut mendampingi armada pengangkut selama perjalanan untuk memastikan keamanan surat suara hingga tiba di tujuan.
Preventif
Dalam keterangannya Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto, menegaskan bahwa tugas Polri dalam pengawalan surat suara merupakan bagian penting dari tanggung jawab untuk menjaga integritas dan kelancaran proses demokrasi.
“Polri memiliki peran vital dalam mengamankan tahapan Pilkada, termasuk pengawalan distribusi surat suara, kami memastikan bahwa setiap tahapan berjalan aman, mulai dari pengiriman, hingga penyimpanan. Pengawalan ini merupakan komitmen kami dalam menjaga hak demokratis masyarakat agar Pilkada berlangsung tanpa gangguan,” ujar Kombes Pol Artanto.
Ia menambahkan bahwa pengamanan ini dilakukan sebagai upaya preventif agar tidak terjadi hal-hal yang berpotensi mengganggu jalannya Pilkada, seperti sabotase atau gangguan keamanan lainnya.
“Kami tidak hanya mengawal surat suara secara fisik, tetapi juga memastikan bahwa prosesnya berlangsung tanpa hambatan. Tugas ini merupakan bagian dari upaya lebih besar untuk mendukung keamanan dan ketertiban selama Pemilu berlangsung, sehingga masyarakat dapat berpartisipasi dalam Pilkada dengan perasaan aman,” imbuhnya. (Htm/N-01)







