Bulog Surakarta Siap Salurkan Bantuan Pangan Tahap Tiga

BADAN  Pangan Nasional (Bapanas) kembali menugaskan Bulog Surakarta untuk menyalurkan bantuan pangan tahap III untuk alokasi Agustus, Oktober dan Desember tahun ini.

Dengan menyasar 564.080 penerima bantuan pangan (PBP) se-Solo Raya, masing masing 10 kg.

Bantuan pangan tahap III untuk bulan Agustus, mulai diserahkan secara serentak pada Rabu (7/8). Untuk kabupaten Karanganyar sebanyak 73.872 PBP diambilkan dari Gudang Bulog Triyagan.

“Yang kita laksanakan ini merupakan penugasan dari pemerintah melalui Bapanas dengan sasaran per alokasi sebanyak 564.080 PBP,” kata Kepala Bulog Surakarta, Andy Nugroho usai penyerahan bantuan pangan di halaman gudang Bulog Triyagan, Rabu (7/8).

Rincian se Solo Raya, adalah untuk Kota Solo sebanyak 45.547 PBP,  Kabupaten Boyolali 74.628 PBP, Klaten 124.703 PBP,  Sragen 73.202 PBP,  Sukoharjo 72.386 PBP,  Wonogiri 99.742 PBP, dan Karanganyar 73.872 PBP.

BACA JUGA  Ngalap Berkah dari Gunungan Grebeg Besar yang Digelar Keraton Kasunanan

Andy Nugroho menegaskan, penyaluran serentak se Solo Raya berkat koordinasi yang baik dan dukungan Pemda setempat. Ditambah  OPD yang membidangi pangan, Bapeda, Dinsos dan Dukcapil.

“Dengan adanya bantuan ini tentunya dapat meringankan beban keluarga miskin, dan intervensi ini diyakini mampu kendalikan  inflasi,” terang Andy.

Bantuan ini  mampu menahan gejolak harga beras baik di tingkat produsen dan konsumen.

Pj Bupati Karanganyar Timotius Suryadi berharap bantuan beras yang sangat baik ini, mampu membantu warga miskin. Sekaligus intervensi pasar guna menekan laju inflasi.

Bulog bersama Transporter PT Jasa Prima Logistik mulai menyalurkan bantuan beras untuk 73.872 PBP di Karanganyar selama sepekan.

BACA JUGA  Bulog Yogyakarta Minta Petani Tingkatkan Kualitas Gabah

Dalam pelaksanaan bantuan pangan ini, Bulog Surakarta mengandalkan stok 25 ribu ton, erdiri atas beras importasi dan beras lokal.

Stok beras di Bulog  ini merupakan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP). Selain untuk bantuan, juga dipergunakan melaksanakan Program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) pada RPK Bulog, pasar tradisional, retail modern hingga Gerakan Pangan Murah (GPM) .( WID/S-01 )

Siswantini Suryandari

Related Posts

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

GUBERNUR DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, kembali meneguhkan spirit “Gemi, Nastiti, Ngati-ati” sebagai fondasi literasi keuangan yang berakar pada kearifan budaya. Sri Sultan menegaskan…

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

OTORITAS Jasa Keuangan (OJK) Tasikmalaya menyebut darurat investasi bodong dan pinjaman online ilegal  saat ini terjadi di wilayah Kota Tasikmalaya, Ciamis, Garut, Banjar, Tasikmalaya, Pangandaran, Sumedang. Akibatnya hal itu berdampak…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

  • May 22, 2026
Resmi Hengkang dari Etihad, Guardiola Tinggalkan Legacy Besar untuk Man City

Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

  • May 22, 2026
Ingin Netral, John Herdman Pilih Nonton Laga Terakhir Persija

Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

  • May 22, 2026
Pemain Persib Diminta Fokus dan tidak Remehkan Persijap

Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

  • May 22, 2026
Arema Tutup Musim dengan Mengalahkan PSIM

Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

  • May 22, 2026
Spirit Gemi, Nastiti, Ngati-ati Jadi Fondasi Literasi Keuangan Generasi Muda Jogja

Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong

  • May 22, 2026
Priangan Timur Darurat Pinjol dan Investasi Bodong