Jelang Nataru, Wali Kota Semarang Pastikan Harga Bahan Pokok Terkendali

  • Blog
  • December 13, 2025
  • 0 Comments

PEMERINTAH Kota Semarang memastikan harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok dan barang penting (bapokting) tetap stabil menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Kepastian tersebut disampaikan Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti seusai melakukan pemantauan harga di sejumlah titik strategis, Sabtu (13/12).

Pemantauan dilakukan bersama Forkopimda dan perangkat daerah di Pasar Rasamala Banyumanik serta salah satu pasar modern di wilayah Sukun. Kegiatan itu dilakukan untuk mengendalikan inflasi daerah dan memastikan stok aman saat permintaan masyarakat meningkat jelang Nataru.

Agustina menyampaikan, hasil pantauan di pasar tradisional menunjukkan mayoritas harga komoditas relatif stabil. Namun, terjadi kenaikan pada komoditas cabai merah yang berada di kisaran Rp60.000 hingga Rp70.000 per kilogram.

BACA JUGA  KAI Daop 6 Yogyakarta Beri Diskon 15%-30% Tiket Kereta

Efisiensi rantai distribusi

Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng Pramestuti saat melakukan pemantauan harga di Pasar Rasamala Banyumanik, Sabtu (13/12). (MN/Dok.Ist)

“Kenaikan ini dipengaruhi jalur pasokan. Pedagang yang mengambil langsung dari daerah produsen seperti Bandungan bisa menjual lebih murah dibanding yang mengambil dari pasar induk,” ujar Agustina.

Menurutnya, temuan tersebut menunjukkan pentingnya efisiensi rantai distribusi. Semakin pendek jalur distribusi dari petani ke pedagang, harga di tingkat konsumen akan lebih terkendali.

Sementara itu, hasil pemantauan di pasar modern menunjukkan sejumlah komoditas seperti beras, telur, dan daging ayam justru dijual lebih murah dengan stok yang terjaga. Meski demikian, Pemkot memberi perhatian khusus pada komoditas telur karena tingginya permintaan.

“Permintaan telur sangat tinggi dan stok masih dihitung per dua hari. Ini cukup riskan sehingga suplai harus benar-benar dijaga,” jelasnya.

BACA JUGA  Kenapa Tahun Baru Selalu 1 Januari? Ini Sejarahnya

Operasi pasar

Untuk mengantisipasi lonjakan harga dan kekurangan stok, Pemkot Semarang menyiapkan operasi pasar yang direncanakan mulai 21 atau 22 Desember 2025. Operasi pasar akan melibatkan lintas sektor, termasuk Bulog dan berbagai perangkat daerah serta mitra pangan.

Selain itu, Pemkot terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengingat sebagian besar pasokan pangan Kota Semarang berasal dari luar daerah.

Agustina menegaskan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok akan dilakukan secara berkala hingga akhir tahun. Ia juga mengimbau pedagang agar tidak menaikkan harga secara tidak wajar.

“Lebih baik berdagang secara wajar agar ekonomi tetap sehat dan masyarakat tidak terbebani,” tegasnya. (Htm/N-01)

BACA JUGA  Satpol PP Kabupaten Sidoarjo Tertibkan Miras Jelang Nataru

Dimitry Ramadan

Related Posts

Wabup Sleman Buka TMMD Sengkuyung Tahap I 2026

WAKIL Bupati Sleman Danang Maharsa membuka kegiatan Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap I Tahun 2026 di Lapangan Sumberadi, Mlati, Sleman, Selasa (10/2). Program TMMD dinilai mampu mempercepat akselerasi…

DLH Imbau Warga Tak Konsumsi Ikan dari Sungai Cisadane

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi ikan dari Sungai Cisadane menyusul ditemukannya ikan-ikan mati mendadak sejak Senin (9/2) malam. Imbauan tersebut disampaikan Selasa (10/2) setelah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

  • February 11, 2026
Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

  • February 11, 2026
Satgas Preemtif Polda Jateng Gencarkan Binluh Kamseltibcarlantas

Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal

  • February 11, 2026
Pemerintah Diminta Sosialisasikan Penonaktifan Penerima PBI JKN Lebih Awal