Mahasiswi Korban Banjir Dapat Pembebasan UKT dari UPI

OLIVIA Yuliana, mahasiswi Prodi Pendidikan Jasmani Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) Angkatan 2024, resmi menerima SK Rektor UPI berupa pembebasan UKT, fasilitas tempat tinggal, serta beasiswa biaya hidup hingga semester 8. SK tersebut diserahkan di ruang rapat Gedung Rektorat Isola Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Rabu (10/12) sore.

Kebijakan ini diberikan sebagai bentuk empati UPI atas musibah banjir bandang dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatra Barat, yang menyebabkan kedua orang tua serta dua kakak Olivia hilang.

“Pembebasan UKT, tempat tinggal, dan beasiswa hidup merupakan bentuk empati institusi terhadap beban berat yang dialami Olivia, sekaligus komitmen UPI untuk memastikan keberlanjutan studinya,” ujar Rektor UPI, Prof. Dr. H. Didi Sukyadi.

BACA JUGA  61,5% Mahasiswa Baru Fakultas Peternakan UGM Menerima Subsidi UKT

Didi menjelaskan, bantuan mencakup tiga hal utama: pembebasan UKT hingga lulus sesuai SK Rektor, fasilitas tinggal di Asrama Putri jika dibutuhkan, serta beasiswa biaya hidup Rp750 ribu per bulan hingga semester 8. SK tersebut menjadi dasar bagi seluruh unit untuk menindaklanjuti dukungan tersebut.

“Penyerahan SK ini adalah bentuk resmi penguatan moral bagi Olivia. Bukan untuk disebarkan di media sosial, tetapi sebagai sosialisasi internal agar semuanya memahami ketetapan ini,” katanya.

UPI juga tengah mendata mahasiswa lain yang terdampak bencana untuk memastikan bantuan diberikan secara adil dan sesuai kebutuhan. Menurut Didi, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab moral ketika mahasiswa menghadapi situasi krisis.

BACA JUGA  UPN Veteran Yogyakarta Persiapkan Transisi Menuju PTN-BH

Erik, kerabat yang mendampingi Olivia di Bandung, menyampaikan apresiasi atas dukungan UPI yang dinilai membantu pemulihan finansial maupun mental.

“Kami sangat berterima kasih. Satu minggu setelah musibah, Olivia sudah kembali kuliah. Harapan kami ia bisa menyelesaikan pendidikannya dengan baik,” ujarnya.

Olivia merupakan anak bungsu dari enam bersaudara dan satu-satunya yang menempuh pendidikan tinggi, sehingga keberlanjutan studinya dinilai sangat penting bagi keluarga. (Rava/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat

HARI Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada 2 Mei 2026 mestinya menjadi perayaan insan akademis dan para pencerdas anak bangsa. Namun tahun ini, Serikat Pekerja Kampus (SPK) mencatat, negara makin jauh dari…

BMKG Prediksi Sebagian Wilayah RI Diguyur Hujan Hari Ini

POTENSI hujan ringan hingga lebat diprediksi terjadi di sejumlah wilayah di Tanah Air. Hal itu karena adanya kombinasi dinamika atmosfer. Demikian diungkapkan prakirawan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat

  • May 2, 2026
Hardiknas: Kampus Menjadi Dapur Umum, Kesejahteraan Dosen Masuk Liang Lahat

Iran Siap Kembali Berunding jika AS Setujui Proposal Baru

  • May 2, 2026
Iran Siap Kembali Berunding jika AS Setujui Proposal Baru

BPJPH Ajak LPPOM dan MUI Selalu Bersinergi

  • May 1, 2026
BPJPH Ajak LPPOM dan MUI Selalu Bersinergi

LPPOM Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Syawal

  • May 1, 2026
LPPOM Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Festival Syawal

Menteri UMKM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca

  • May 1, 2026
Menteri UMKM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca

Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Grobogan

  • May 1, 2026
Empat Orang Meninggal dalam Kecelakaan Kereta di Grobogan