Provinsi Jawa Barat Gagal Wujudkan Provinsi Layak Anak

PROVINSI Jawa Barat menjadi satu-satunya wilayah di Pulau Jawa yang tidak mendapatkan penghargaan sebagai Provinsi Layak Anak (Provila) dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA).

Provila merupakan wujud sinergitas dan kerja keras baik di kabupaten/kota, maupun lintas kabupaten/kota pada setiap provinsi, dalam upaya mewujudkan pemenuhan dan perlindungan hak anak.

Berdasarkan data Kemen PPPA, terdapat 13 provinsi mendapatkan penghargaan Provila karena telah melakukan upaya untuk menggerakkan kabupaten/kota di wilayahnya mewujudkan kota/kabupaten layak anak.

Wakil Gubernur Jabar, Erwan Setiawan menyatakan Pemprov Jabar telah berusaha bekerja dengan baik dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, termasuk perlindungan untuk perempuan dan anak.

“Terkait penghargaan kita serahkan sepenuhnya kepada pemerintah pusat. Kita bukan tidak butuh penghargaan, tapi tentu yang penting nu karasa (yang terasa), nu karampa (yang teraba), kadele (terlihat) langsung ke masyarakat,” kata Erwan, Senin (11/8).

BACA JUGA  Peduli Lingkungan, BPK IX Gelar Kegiatan Bertajuk Jejak Budaya Citarum

Erwan mengakui Jabar  sudah tiga tahun berturut-turut tidak pernah mendapatkan predikat provinsi layak anak dari Kementerian PPPA.

“Kita akan benahi, dengan mencari tahu kenapa kita tidak masuk dalam kategori penghargaan di tingkat pemerintah pusat dan juga akan koordinasi dengan dinas terkait,” lanjutnya.

Provinsi layak anak harus diperjuangkan

Berdasarkan data Sistem Informasi Online Perlindungan (Simfoni) PPA, di Jabar tercatat ada 2.550 kasus kekerasan sepanjang 2024.

Angka ini menempatkan Jabar sebagai provinsi dengan kasus tertinggi, mengungguli Jawa Timur dengan 2.316 kasus dan Jawa Tengah dengan 2.104 kasus.

Angka tersebut, meningkat dibandingkan pada 2022 yang jumlahnya mencapai 1.343 kasus. Pada 2023 kembali meningkat menjadi 2.446 kasus.

BACA JUGA  Kuota Sampah Bandung Raya Diatur Dari Ritase Jadi Tonase

Kasus itu terdiri atas fisik, psikis, seksual, eksploitasi, tindak pidana perdagangan orang (TPPO) dan penelantaran.

Erwan pun menyatakan, Pemprov Jabar berkomitmen untuk menurunkan angka kekerasan terhadap anak tersebut.

“Pemprov sangat berkomitmen. Seperti kemarin pada saat pelayanan hari anak nasional, disampaikan kita akan berikan perlindungan yang terbaik untuk anak-anak. Di masa yang akan datang mereka harus mendapatkan pelayanan yang terbaik. Sehingga generasi muda Jabar bisa lebih baik lagi ke depan,” lanjutnya.

Adapun 13 provinsi yang mendapatkan predikat Provinsi Layak Anak dari Kemen PPPA, yakni Provinsi Bali, Banten, DI Yogyakarta, DKI Jakarta, Gorontalo, Jawa Tengah, Jawa Timur. Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Lampung, Riau dan Sumatra Barat dan Kalimantan Selatan. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Amankan Mudik Lebaran, Daop 2 Bandung Gelar Apel Pasukan

Siswantini Suryandari

Related Posts

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui edukasi langsung, penyampaian imbauan, dan pembagian…

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

PSSI Pers kembali menggelar turnamen mini soccer antarmedia bertajuk Cendrawasih Karsa Media Cup 2026 yang diikuti 16 tim dari berbagai media nasional. Memasuki edisi kelima, turnamen ini menjadi salah satu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

  • October 28, 2026
Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

  • October 27, 2026
Turnamen Mini Soccer Cendrawasih Karsa Media Cup 2026, Perkuat Tradisi Kompetisi Antarmedia

Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

  • October 27, 2026
Sri Sultan Persilakan Demo Asal tidak Merusak

The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

  • October 27, 2026
The Longest Wait, Film Kisah di Balik Perjalanan Timnas Indonesia Resmi Tayang

OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

  • October 27, 2026
OJK Perketat Pengawasan Pasar Modal

Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan

  • October 27, 2026
Polda Jateng Ajak Masyarakat Jaga Persatuan meski Berbeda Pandangan