Bandung Usulkan 500 Peserta Sekolah Rakyat, Lahan Terkendala

PEMERINTAH Kota Bandung telah mengusulkan sekitar 500 peserta didik dari keluarga penerima bantuan sosial untuk mengikuti program Sekolah Rakyat yang digagas Kementerian Sosial (Kemensos). Namun, keterbatasan lahan menjadi kendala utama dalam realisasi program tersebut di Kota Bandung.

“Pemkot Bandung sudah menyetujui daftar peserta Sekolah Rakyat dari seluruh jenjang, totalnya sekitar 500 orang. Daftarnya sudah saya tanda tangani,” kata Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, Selasa (24/6).

Sekolah Rakyat diperuntukkan bagi calon peserta didik dari keluarga tidak mampu yang terdaftar di Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan Program Keluarga Harapan (PKH).

Meski jumlah peserta telah disiapkan, Farhan mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada kepastian dari Kemensos terkait lokasi lahan pembangunan sekolah tersebut di Kota Bandung.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Dukung Kejari Usut Dugaan Korupsi

“Mungkin di kawasan Pajajaran, tapi belum jelas. Bisa jadi juga di tempat lain, karena sampai sekarang kami belum menerima konfirmasi resmi dari Kemensos,” ujarnya.

Idealnya, pembangunan Sekolah Rakyat membutuhkan lahan seluas 5 hektare. Namun, Pemkot Bandung hanya mampu menyediakan dua hektare lahan di kawasan Gedebage.

“Katanya ada dua hektare di Gedebage, tapi saya belum tahu pasti. Belum ada surat resminya. Siapa yang usulkan juga saya belum tahu,” tegas Farhan.

Sebagai solusi, Pemkot Bandung berencana menyesuaikan pembangunan sekolah dengan keterbatasan lahan yang ada. Salah satu opsinya adalah membangun gedung bertingkat. Seluruh pembangunan fisik nantinya akan menjadi tanggung jawab Kemensos.

Sementara itu, Kabupaten Majalengka telah lebih siap. Pemerintah setempat menyiapkan lahan seluas 10 hektare di Blok Nanggerang, Kelurahan Simpereum, Kecamatan Cigasong, untuk pembangunan Sekolah Rakyat jenjang SMP hingga SMA atau sederajat.

BACA JUGA  Pemkot Bandung Gandeng Polrestabes Sosialisasikan Jam Malam

“Saya optimistis tahun ini mulai dibangun. Lokasinya strategis dan akses jalan sudah layak. Kalau masih kurang bagus, akan kami perbaiki,” ujar Bupati Majalengka, Eman Suherman.

Sekolah Rakyat di Majalengka akan mengadopsi sistem asrama penuh. Seluruh biaya pendidikan, tempat tinggal, makan, hingga layanan kesehatan dasar akan ditanggung negara. Konsep ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang sehat, kondusif, dan mendukung tumbuh kembang anak-anak dari keluarga kurang mampu.

“Majalengka dipilih karena dinilai telah memenuhi seluruh kriteria dari pemerintah pusat, mulai dari kesiapan lahan, kondisi tanah, aksesibilitas, hingga kesesuaian tata ruang wilayah,” jelas Eman.

Pembangunan fisik sekolah akan dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum berdasarkan usulan Dinas Sosial Kabupaten Majalengka. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Polda Jabar Tetapkan 44 Orang Tersangka Kasus Judi Kasino

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pencarian Lansia Hilang di Hutan Selorejo belum juga Berhasil

TIM SAR Gabungan belum juga berhasil menemukan lansia yang dilaporkan hilang di kawasan Hutan Selorejo, Kalurahan Sodo, Kapanewon Paliyan, Kabupaten Gunungkidul hingga Jumat (26/6). Kepala Kantor SAR Yogyakarta, Rio Banupanitis,…

Lantik 23 Pejabat, Bupati Taput Ingatkan Soal Tanggung Jawab

BUPATI Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, S.Si., M.Si., melantik 23 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Jumat, 26/6//2026). Pelantikan dilaksanakan saat kunjungan kerja di Lapangan Sepakbola Desa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

  • June 28, 2026
Buat Sejarah, Timnas Voli Indonesia Jadi Juara AVC Cup 2026

Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

  • June 28, 2026
Jumlah Korban Meninggal akibat Gempa Venezuela 1.430 orang

UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

  • June 28, 2026
UII Lantik 88 Lulusan Perdana Program Profesi Insinyur

Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

  • June 28, 2026
Rektor UGM Dianugerahi Gelar Doktor Honoris Causa dari University of Dundee

Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

  • June 28, 2026
Aljazair dan Austria Susul Argentina ke Babak 32 Besar

Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K

  • June 28, 2026
Kolombia, Portugal, dan Kongo Lolos ke 32 Besar dari Grup K