KAI Wisata Gelar Nonton Bareng di Lawang Sewu Dukung Timnas

PT Kereta Api Pariwisata (KAI Wisata), anak perusahaan dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), kembali menghadirkan pengalaman wisata budaya yang unik melalui acara “Nonton Bareng di Lawang Sewu.”

Melalui kegiatan “Nonton Bareng di Lawang Sewu” dalam rangka mendukung semangat sepak bola nasional menuju Piala Dunia 2026.

Kegiatan ini akan digelar di Hall Utama Lawang Sewu dan akan menayangkan pertandingan AFC Asian Qualifiers antara Timnas Indonesia melawan China pada 5 Juni dan lawan Jepang pada 10 Juni.

Acara ini tidak hanya menyuguhkan keseruan nonton bareng, namun juga dilengkapi dengan festival kuliner, games & quiz, serta penampilan musik akustik yang bisa dinikmati mulai pukul 16.00 WIB.

BACA JUGA  Herdman Umumkan Daftar 23 Pemain Timnas untuk FIFA Matchday

Eko Januardi selaku Direktur Operasi KAI Wisara mengatakan penonton cukup membayar harga tiket Rp50.000 sudah bisa menikmati acara nonton bareng.

Harga tersebut  sudah termasuk akses masuk ke area heritage Lawang Sewu. Tiket dapat dibeli secara daring melalui situs resmi bit.ly/nobarlawangsewu.

Acara ini akan dibuka melalui pintu hall utama Lawang Sewu pukul 16.00 WIB.

KAI Wisata berharap melalui kegiatan ini masyarakat dapat semakin mengenal dan mencintai tempat-tempat bersejarah, karena dari tempat ini semangat kebersamaan dan cinta Tanah Air bisa tumbuh.

“Semoga kegiatan ini menjadi pengalaman yang tak hanya seru, tapi juga membekas, dan membuat masyarakat semakin bangga dengan kekayaan budaya yang kita miliki,” kata Eko Januardi, Selasa (3/6).

BACA JUGA  Shin tae-Yong Panggil 27 Pemain untuk Laga Melawan Jepang dan Arab

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata transformasi ruang heritage sebagai pusat aktivitas publik yang dinamis, inklusif, dan membangkitkan rasa memiliki terhadap sejarah bangsa.

“Kami ingin memberikan cara baru menikmati Lawang Sewu, bukan hanya sebagai tempat wisata sejarah, tetapi  juga ruang kebersamaan dan hiburan yang membangkitkan semangat nasionalisme.” tutup Eko. (Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

LURAH Condongcatur, Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berinisial RCS, ditetapkan menjadi tersangka kasus penyalahgunaan tanah kas desa (TKD) Kalurahan Condongcatur di dua tempat kejadian perkara. Dalam kasus penyalahgunaan tanah kas…

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

DIREKTORAT Perlindungan Perempuan dan Anak serta Pemberantasan Perdagangan Orang (Ditres PPA dan PPO) Polda Jawa Tengah mengungkap sejumlah kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak. Salah satunya dugaan kekerasan fisik dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

  • June 30, 2026
Menikmati Liburan Penuh Makna di Candi Prambanan dan Ratu Boko

Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

  • June 30, 2026
Lurah Condongcatur Resmi Jadi Tersangka Kasus Tanah Kas Desa

Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

  • June 30, 2026
Kasus Kekerasan pada Perempuan dan Anak masih Marak di Jateng

Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

  • June 30, 2026
Polda Jateng Berhasil Ungkap 75 Kasus 3C Selama Juni 2026

Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

  • June 30, 2026
Dinyatakan Bersalah, Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun

TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak

  • June 30, 2026
TP PKK Jabar Bertekad Entaskan Stunting dan Lindungi Perempuan-Anak