Obituarium Legenda Bulu Tangkis Indonesia, Hendra Kartanegara alias Tan Joe Hok

Hendra Kartanegara, itulah nama asli Tan Joe Hok. Legenda bulu tangkis Indonesia, pemain pertama Indonesia yang memenangi gelar tunggal putra All England pada 1959.

Setahun sebelumnya, ayunan raket Tan Joe Hok bersama rekan-rekannya menghadirkan trofi supremasi bulu tangkis beregu putra dunia, Piala Thomas. Mengalahkan raksasa bulu tangkis dunia kala itu, Malaya–sebutan Negeri Jiran Malaysia kala itu.

Torehan prestasi sebagai tonggak kejayaan bulu tangkis Indonesia berlanjut. Tan Joe Hok merengkuh medali emas Asian Games 1962 di nomor tunggal putra.

Senin pagi (2/6/2025) sang legenda itu berpulang. Di usia 87 tahun, kelahiran 11 Agustus 1937, Tan Joe Hok menghembuskan nafas terakhir di RS Medistra.

BACA JUGA  7 Negara Dipastikan Ikuti Asian School Badminton Championship di Jateng

Mantan pebulu tangkis nasional Yuni Kartika menyampaikan kabar duka itu lewat unggahan di media sosial.
“Telah meninggal dunia legenda bulu tangkis kebanggaan Indonesia Om Tan Joe Hok. Semoga arwahnya diterima di sisi Tuhan YME,” tulis Yuni.

“Indonesia baru saja kehilangan legenda bulu tangkis, Tan Joe Hok. Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia menyampaikan dukacita yang mendalam dan doa terbaik untuk almarhum dan keluarga,” tulis PP PBSI, induk organisasi bulu tangkis Indonesia.

Setelah tidak aktif sebagai pemain, Tan Joe Hok sempat menempuh pendidikan tinggi di AS dengan mendalami biologi dan kimia.

Kecintaan terhadap olahraga tepok bulu angsa membuatnya tetap menggeluti dengan menjadi pelatih.

BACA JUGA  Gregoria, Tunggal Putri Keempat Indonesia Raih Medali Olimpiade

Sempat berkarier di Meksiko dan Hong Kong, Tan Joe Hok pulang ke Tanah Air dan menjadi pelatih di PB Djarum pada 1982.
Dua tahun kemudian, tangan dingin sebagai pelatih membuahkan kejayaan Indonesia meraih Piala Thomas.

Di tahun 1984 itu, Tan Joe Hok dinobatkan sebagai pelatih terbaik nasional oleh SIWO PWI Jaya.

Tan Joe Hok juga menerima KONI Lifetime Achievement Award in Sport pada 12 November 2021, bertepatan dengan peringatan Hari Pahlawan.

Torehan catatan emas Tan Joe Hok di kancah olahraga Indonesia, khususnya di bulu tangkis, bakal terus abadi. Selamat jalan sang Legenda Bulu Tangkis Indonesia. (berbagai sumber/W-01)

BACA JUGA  Ganda Campuran Taufik/Clairine Buka Keunggulan Indonesia

bowo prasetyo

Related Posts

Juarai MotoGP San Marino, Marc Marquez Puncaki Klasemen

PEMBALAP Ducati Lenovo Team Marc Marquez berhasil menjuarai MotoGP San Marino 2026, Minggu. Dalam balapan di Sirkuit Misano, Italia tersebut Marquez finis di urutan pertama dengan waktu 41 menit 13,013…

Menang TKO atas Conor Benn, Ryan Garcia Pertahankan Gelar Kelas Welter

JUARA dunia tinju kelas welter versi World Boxing Council (WBC) Ryan Garcia berhasil mempertahankan gelarnya. Kesuksesan itu didapat petinju Amerika Serikat tersebut menang technical knockout (TKO) atas petinju Inggris, Conor…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

  • September 15, 2026
Menkeu Suahasil Berkomitmen Jaga APBN dan Stabilitas Perekonomian

TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

  • September 15, 2026
TNI AL Siap Kawal Kapal Induk Garibaldi saat Masuk ALKI I

Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

  • September 15, 2026
Tangkap Tangan Dirjen ATR/BPN, KPK Sita Uang Ratusan Miliar

Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

  • September 15, 2026
Normalisasi Melanggengkan Kekerasan di Lingkungan Kampus

Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

  • September 14, 2026
Dari Noken Papua hingga Batik Jawa Hiasi Etelase Nusantara di Panggung MTQ Nasional 2026

Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari

  • September 14, 2026
Pameran MTQ Nasional di Jateng Catat Transaksi sekitar Rp500 Juta per Hari