Taj Yasin Minta Jaga Kualitas Makanan Program MBG

KUALITAS makanan program MBG (Makan Bergizi Gratis) harus menjadi prioritas. Sudah ditemukan di salah satu kabupaten, kualitas makanan program MBG tidak baik.

“Saya mohon dijaga kebersihannya, dijaga kualitasnya. Tadi saya dengar di salah satu kabupaten yang makanannya sudah tidak baik. Nah, ini harus kita tinjau,” kata Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin di Kudus, Jumat (18/4).

Taj Yasin meminta kepada pelaksana program MBG agar kualitas menjamin kebersihan dan kualitas makanan yang disajikan.

Ia mengingatkan bahwa program MBG bukan sekadar bagi-bagi makanan, tetapi tetap akan ada proses evaluasi dan akreditasi bagi pelaksananya.

 “Kalau memang baik, layak, ya diteruskan. Kalau tidak, bisa diganti,” ujar pria yang juga sebagai Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan MBG Jawa Tengah ini.

BACA JUGA  SPPG Polda DIY Salurkan 1.954 Paket MBG ke Siswa Kulon Progo

Hingga kini, lanjut Taj Yasin, sudah ada 129 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG yang tersebar di 35 kabupaten/kota di Jawa Tengah.

“Di Kabupaten Kudus sendiri sudah ada lima dapur yang berjalan. Kemarin kami sudah kumpulkan seluruh Sekda kabupaten/kota di Jawa Tengah di Semarang untuk koordinasi,” ujarnya.

Menurutnya, koordinasi ini penting mengingat adanya arahan dari Badan Gizi Nasional (BGN), bahwa setiap kabupaten nanti akan dibangun 3 SPPG baru oleh pemerintah pusat. “Sekarang kita tinggal menunggu proses seleksi,” jelasnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri telah mengusulkan 21 SPPG tambahan yang dinilai siap beroperasi sebagai dapur MBG. Lokasi-lokasi ini sedang dalam proses seleksi oleh BGN.

BACA JUGA  Gagas Sistem Transparansi MBG, Kapolresta Sidoarjo Raih Penghargaan

Taj Yasin menegaskan, program MBG bukan hanya untuk memenuhi gizi anak-anak dan ibu hamil, tetapi juga harus memenuhi standar kelayakan. Program ini akan terus dimonitor dan dievaluasi secara berkala.

Program MBG sendiri merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menekan angka stunting, memperbaiki asupan gizi anak-anak, dan memberdayakan pelaku UMKM lokal melalui pengadaan bahan pangan. (Htm/S-01).

Siswantini Suryandari

Related Posts

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

SEBANYAK 429 siswa MTs Progresif Bumi Sholawat membatik bersama di Lippo Plaza Sidoarjo. Kegiatan outdoor learning ini digelar untuk menyambut Hari Batik Nasional yang jatuh pada 2 Oktober mendatang. Para…

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

POLSEK Depok Timur, Sleman menangkap seorang laki-laki berinisial ZK, 18 tahun yang membawa senjata tajam berupa clurit. Kasi Humas Polresta Sleman, Iptu Argo Anggoro menjelaskan penangkapan itu bermula dari petugas…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

  • September 29, 2026
BPKH Ajak Generasi Muda UIN Sunan Kalijaga Persiapkan Haji Sejak Dini

Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

  • September 29, 2026
Program Lestari PT BGR Minamas Raih Silver CSR & PDB Award

Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

  • September 29, 2026
Peringati Hari Batik Nasional, para Siswa Belajar Membatik

Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

  • September 29, 2026
Rektor UIN Sunan Kalijaga Dorong Integrasi-Interkoneksi Keilmuan

Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

  • September 29, 2026
Polsek Depok Timur Tangkap Remaja yang Bawa Senjata Tajam

John Herdman hingga Maarten Paes Acungi Jempol, Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026

  • September 29, 2026
John Herdman hingga  Maarten Paes Acungi Jempol,  Skuad Garuda Unjuk Jiwa Petarung di FIFA ASEAN Cup 2026