
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem di Jawa Timur, pada 3-12 April 2025. Potensi cuaca ekstrem di saat masyarakat libur Lebaran.
Cuaca ekstrem ini meliputi hujan lebat, angin kencang, hujan es, dan angin puting beliung.
Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan dalam keterangannya, Sabtu (5/4) menjelaskan bahwa cuaca ini bisa memicu bencana seperti banjir bandang, tanah longsor, atau pohon tumbang.
Saat ini Jatim sedang mengalami peralihan musim (pancaroba). Ditambah pengaruh gangguan atmosfer seperti gelombang Rossby dan Kelvin yang meningkatkan pertumbuhan awan hujan (awan Cumulonimbus).
Peringatan waspada cuaca ekstrem untuk wilayah Kabupaten Jombang, Kabupaten Lamongan, Kabupaten Madiun, Kota dan Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Nganjuk, dan Kabupaten Ngawi.
Lalu Kabupaten Banyuwangi, Kabupaten Bojonegoro, Kota Madiun, Kabupaten Gresik, Kabupaten Jember, Kabupaten dan Kota Kediri, Kota dan Kabupaten Malang, Kabupaten Lumajang, serta Kabupaten Magetan.
Selanjutnya Kabupaten Pacitan, Kabupaten dan Kota Probolinggo, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Tuban, Kabupaten Tulungagung, Kota Batu, Kabupaten Bondowoso, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Ponorogo. Kabupaten Situbondo, dan Kabupaten Sumenep.
BMKG mengimbau masyarakat, terutama pemudik, agar tidak memaksakan perjalanan saat cuaca ekstrem. Cuaca ekstrem menyebabkan longsor di jalur Cangar-Pacet dan 10 orang tewas tertimbun longsoran, Kamis (3/4).
Longsor dipicu hujan deras melanda wilayah jalur alternatif yang ramai dilalui para wisatawan saat Idul Fitri. (*/S-01)








