
INDONESIA siap membantu Myanmar yang saat ini sedang tertimpa bencana gempa bumi besar. Hal itu diungkapkan oleh Kementerian Luar Negeri dalam unggahan di media sosial.
Kemlu juga mengungkapkan duka atas bencana yang tercatat telah menelan korban jiwa sedikitnya 144 orang di Myanmar dan sembilan orang di Thailand.
“Belasungkawa sedalam-dalamnya atas gempa bumi yang melanda Myanmar dan Thailand (28/3). Doa kami menyertai rakyat Myanmar dan Thailand selama masa sulit ini,” kata Kemlu di akun media sosial X, Jumat (28/3).
“Indonesia siap memberikan dukungan yang diperlukan untuk upaya pemulihan, terutama di daerah yang terdampak.” cuit Kemlu.
Kemlu menyatakan Indonesia siap memberikan dukungan pemulihan pascagempa. Bagi WNI yang terdampak gempa, bisa segera menghubungi KBRI setempat.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mulai memobilisasi pusat logistiknya di Dubai untuk menyiapkan bantuan ke Myanmar. Junta Militer Myanmar telah menyatakan darurat kebencanaan nasional.
Juru bicara WHO Margaret Harris menyatakan dampak gempa bumi di Myanmar itu merupakan ancaman bagi kehidupan dan kesehatan.
“Kami telah mengaktifkan pusat logistik kami untuk mencari persediaan dan barang-barang seperti fiksator eksternal karena kami perkirakan akan ada banyak sekali cedera yang perlu ditangani,” kata Harris.
Gempa bumi Myanmar menyebabkan 144 orang tewas dan 737 lainnya luka-luka. Jenderal militer berkuasa, Min Aung Hlaing mengatakan jumlah korban tewas bisa bertambah. (*/S-01)