PSS Akan Jamu Semen Padang Laga Tanpa Penonton

PSS Sleman dipastikan akan menjamu Semen Padang FC dalam laga tanpa penonton. Laga ini akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (26/1).

Manajer Event PSS, Rangga Rudwino di Omah PSS, Sleman, Kamis (23/1) siang menjelaskan Manajemen maupun Panpel PSS sudah berkomunikasi dengan berbagai pihak.

Namun izin dengan kehadiran penonton tetap belum bisa terlaksana.

“Kami dari Manajemen dan Panpel sudah berkomunikasi dengan pihak keamanan dan Pemerintah Kabupaten Bantul,’ jelasnya.

“Hasilnya sungguh sangat kami sayangkan PSS belum bisa menyelenggarakan pertandingan dengan penonton di Stadion Sultan Agung,” lanjut Rangga.

Meski demikian ia mengucapkan terima kasih sekali atas antusiasme PSS Fans yang ingin mengawal PSS bertanding. Dipilihnya Stadion Sultan Agung juga dengan berbagai alasan.

BACA JUGA  Manajemen PSS Menyayangkan Munculnya Insiden Asap

“Hal paling utama jelas karena jadwal yang bertabrakan dengan Persis Solo yang menggunakan Stadion Manahan,” tambahnya.

Senada dengan Rangga, Ketua Panpel PSS, Yuyud Pujiarto mengajak seluruh PSS Fans untuk menghormati keputusan yang telah dibuat.

Hal ini agar laga PSS kontra Semen Padang dapat berjalan dengan lancar dan PSS kembali merebut tiga poin di kandang.

“Kami mengimbau untuk PSS fans bisa menghormati keputusan yang sudah diambil oleh berbagai pihak,” terang Yuyud.

‘Tentu tidak mudah namun kali ini ada baiknya kita tetap menjalankan hal tersebut dan mendukung PSS dari rumah,” lanjutnya.

Walaupun dengan berat karena adanya keputusan tanpa penonton dan kami menghargai dan menghormati keputusan tersebut.

BACA JUGA  PSS Sleman Evaluasi dan Koreksi Hadapi Persik Kediri

Laga tanpa penonton

Yuyud juga mengungkapkan permintaan maafnya kepada PSS Fans yang belum bisa mewujudukan untuk menonton langsung PSS berlaga.

Ia berharap seluruh suporter PSS bisa mengikuti arahan yang sudah berlaku.

“Kami juga memohon maaf sebesarnya kepada PSS Fans mengenai keputusan ini. Saya berharap kita mengikuti arahan serta menghargai keputusan Pemkab Bantul yang sudah mau memberikan izin menggunakan tempat untuk PSS,” urainya.

Opsi stadion lain juga sudah dicari oleh pihak Panpel dan Manajemen PSS. Namun, Stadion Sultan Agung tetap menjadi pilihan paling utama.

Ia kemudian mengimbau untuk PSS Fans untuk tidak datang ke stadion dengan alasan apapun.

“Kita berharap agar Stadion Maguwoharjo bisa segera rampung. Karena jelas kita semua juga merindukan untuk bisa kembali bermain di rumah kita tercinta dan mendukung PSS kembali berlaga,” ungkapnya. (AGT/S-01)

BACA JUGA  Wagner Lopes Minta Pemain Ngotot Menang Lawan Borneo FC

Siswantini Suryandari

Related Posts

Persib Pinjamkan Al Hamra Hehanussa ke Garudayaksa

PERSIB kembali mengambil langkah strategis dalam mendukung perkembangan Al Hamra Hehanussa. Bek serbabisa yang dapat bermain sebagai bek tengah, maupun bek kiri tersebut dipastiakan bisa terus mengasah kemampuannya bersama klub…

AC Milan Digasak Chelsea, Amorim Kagumi Militansi Milanisti

AC Milan tidak berkutik di hadapan Chelsea. Dalam laga pramusim yang berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Sabtu (8/8), the Blues tanpa ampun menggilas Rossoneri tiga…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

  • August 13, 2026
JFW 2026, Ruang Bertemunya Identitas Lokal dan Jejaring Global

Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

  • August 13, 2026
Tinjau Perlinsos Digital, Menkomdigi Pastikan Bansos Tepat Sasaran dan Bebas KKN

Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

  • August 13, 2026
Pemprov Jabar Siaga Cegah Karhutla saat Kemarau

Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

  • August 13, 2026
Bantu Mahasiswa Dapat Pengalaman,Telkomsel Luncurkan Virtual Virtuship

Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

  • August 13, 2026
Mahasiswa KKN UGM Ajarkan Olah Minyak Jelantah Jadi Sabun dan Aromaterapi

Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan

  • August 12, 2026
Ketika Ilmu Pengetahuan Melintasi Sekat Iman dan Keyakinan