
BADAN Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan bahwa status Gunung Lewotobi Laki-laki di Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur tetap berada di Level III (Siaga). Keputusan itu diambil setelah mereka melakukan pengamatan visual dan instrumental.
“Dari hasil pengamatan kami menunjukkan bahwa aktivitas kegempaan pada Gunung Lewotobi Laki-laki masih tinggi,” kata Kepala Badan Geologi Kementerian ESDM Muhammad Wafid dalam keterangannya.
Wafid menjelaskan rata-rata tinggi kolom erupsi 100-1.000 meter dibandingkan 500-1.000 meter. “Masih ada api di sekitar puncak yang mengindikasikan adanya lava,” katanya.
Selain itu, terdapat material lava serta material yang berpotensi menjadi lahar. Kemudian gempa hembusan mengalami kenaikan yang disertai suara gemuruh.
“Panjang aliran lava pada arah barat laut dan timur laut masih terpantau kurang lebih 3,8 kilometer dari puncak Gunung Lewotobi Laki-laki,” katanya.
Menurut Wafid, pengaruh kemiringan lereng dan suhu lava yang masih tinggi masih memungkinkan lava bergerak.
Untuk itu pihaknya mengimbau masyarakat di sekitar Gunung Lewotobi Laki-laki termasuk pengunjung dan wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun dalam radius 5 kmdan sektoral Barat Daya – Utara – Timur Laut sejauh 6 km.
“Masyarakat agar tenang dan mengikuti arahan pemerintah daerah. Jangan pula termakan berita hoaks,” tegasnya. (*/N-01







