Tiga Kecamatan di Sukabumi masih Tanggap Darurat Bencana

TANGGAP darurat bencana masih diberlakukan di tiga kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Bencana hidrometeorologi basah terjadi di  39 kecamatan di Kabupaten Sukabumi selama dua pekan. Dan saat ini kondisinya sudah berangsur membaik.

Pemkab Sukabumi mengeklaim dari 39 kecamatan yang terdampak, hanya tiga kecamatan masih ditetapkan status tanggap darurat bencana.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami menjelaskan hasil penanganan pascabencana yang dilakukan, sebanyak 36 kecamatan terdampak bencana akan segera memasuki masa transisi.

Tersisa tiga kecamatan yang statusnya masih ditetapkan tanggap darurat bencana.

“Tiga kecamatan yang statusnya masih ditetapkan tanggap darurat bencana yaitu Kalibunder, Tegalbuleud, dan Pabuaran,” kata Marwan usai rakor di Gedung Pendopo Sukabumi, Selasa (17/12/).

BACA JUGA  Warga Dukung Penerapan Friday Car Free di Balai Kota Bandung

Ada bermacam faktor yang menjadi pertimbangan status tanggap darurat belum dicabut di Kecamatan Pabuaran, Kalibunder, dan Tegalbuleud.

Satu di antaranya kondisi akses infrastruktur yang belum berfungsi normal.

“Jumlah pengungsi di posko pengungsian juga masih cukup banyak. Jadi kita belum bisa menetapkan statusnya ke masa transisi di tiga kecamatan ini,” terang Marwan.

Marwan menegaskan, berbagai upaya penanganan terus dilakukan, terutama di tiga kecamatan yang masih berstatus tanggap darurat bencana.

Tanggap darurat diperpanjang

Utamanya menyelesaikan kondisi infrastruktur yang masih belum normal.Masa tanggap darurat bencana akan diterapkan tujuh hari ke depan.

Setelah tujuh hari, kita akan evaluasi untuk selanjutnya menentukan tiga kecamatan akan kembali diperpanjang status tanggap daruratnya atau masuk masa transisi,” ungkapnya.

BACA JUGA  Bakso Bintang Asia Bandung Perpaduan Kuliner Asia Tenggara

Pun penetapan masa transisi bagi 36 kecamatan, lanjut Marwan, berdasarkan hasil pertimbangan melihat kondisi di lapangan.

Antara lain intensitas curah hujan yang sudah mulai berkurang, upaya pencarian dan pertolongan sudah dihentikan.

Kemudian proses evakuasi sudah tak dilakukan, aksebilitas infrastruktur sebagian besar telah tertangani, dan para pengungsi yang terlayani dengan baik.

“Jadi, ke-36 kecamatan ini sudah memenuhi kriteria ditetapkan masuk masa transisi. Masa transisi akan berlangsung selama 3-6 bulan ke depan,” imbuhnya.

Marwan berterima kasih kepada semua pihak yang telah membantu penanganan pascabencana di Kabupaten Sukabumi.

Sehingga, kondisi di berbagai wilayah terdampak bencana mulai berangsur normal.

“Tanpa bantuan dari semua pihak, tidak mungkin kita tangani sendiri karena wilayah yang terdampak bencana terjadi di hampir semua kecamatan di Kabupaten Sukabumi.,” ujarnya.

BACA JUGA  Smartfren Manjakan Pelanggannya di Jawa Barat

“Saya ucapkan terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan semua pihak,” pungkasnya. (Zea/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

PAGUYUBAN Pencinta Seni Nusantara dan Estetika Budaya (PSNB) menggalang sinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo sebagai upaya pelestarian seni tradisional di wilayah tersebut. Untuk itu mereka beraudiensi dengan Wakil Bupati Sidoarjo…

Sebagian Jalan Kabupaten Sleman Rusak

KABUPATEN Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta memiliki jalan sepanjang 733,67 kilometer yang terdiri dari 371 ruas jalan. Dari panjang jalan yang mencapai lebih dari 722 kilometer tersebut, yang dalam kondisi sangat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

  • May 13, 2026
Bandara Juanda Sabet Penghargaan WISCA 2026

Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

  • May 13, 2026
Perkuat Identitas Budaya, PSNB Ajak Pemkab Sidoarjo Lestarikan Seni Nusantara

Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

  • May 13, 2026
Menjelajahi Bangkai Kapal Perang Dunia II di Perairan Tulamben Bali

Mengenali Apa Itu Hantavirus

  • May 13, 2026
Mengenali Apa Itu Hantavirus

Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

  • May 13, 2026
Risiko Mendaki Gunung Saat Aktivitas Vulkanik Meningkat

Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba

  • May 13, 2026
Ini loh, Fungsi Sayap pada Hewan Purba