Banser Dukung Yogyakarta tanpa Miras

RIBUAN anggota Banser se-Daerah Istimewa Yogyakarta serta kabupaten di sekeliling DIY serta ormas mengikuti apel bertajuk 10.000 Banser Satu Komando Jaga Keistimewaan dari miras dan kriminalitas di Lapangan Pondok Pesantren Minggir, Sleman, Minggu (2/11/2024).

Apel itu merupakan respon terhadap langkah tegas kalangan Nahdlatul Ulama yang menolak tegas peredaran miras di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Bahkan, Ketua GP Ansor DIY, Abdul Muiz di sela-sela kegiatan menjelaskan, GP Ansor DIY akan segera membentuk Satuan Tugas Khusus (Satgassus) anti-miras untuk menegakkan amar makruf nahi munkar. Ia mengaku sudah mengajukan izin ke pengurus GP Ansor di pusat.

“Kami sudah mengajukan izin Banser pusat untuk mendirikan Satgas Khusus Banser Bebas Miras. Sehingga kami betul-betul bisa memastikan generasi muda kita bisa selamat dari bahaya miras itu,” tegasya.

BACA JUGA  BMKG Yogyakarta Peringatkan Potensi Hujan Lebat pada 24-26 Desember

Banser, ujarnya meminta polisi menindak tegas peredaran minuman keras di DIY dan pelaku kriminalitas. Menurut dia Banser lebih banyak mengimbau, karena untuk penegakan menjadi kwenangan polisi.

Tindak tegas

Muiz meminta pihak kepolisian menindak tegas peredaran miras dan pelaku kriminalitas di DIY. “Tapi jika polisi lamban dalam manyelesaikan persoalan ini, maka Satgasus Banser Anti Miras akan mengambil langkah tegas,” katanya.

Terhadap kasus yang sudah terjadi, katanya, Banser akan terus mengawal proses hukum agar pelaku mendapat hukuman yang sesuai dengan perbuatannya adil.

Pengasuh Pondok Pesantren Minggir, KH Ahmad Muwwafiq atau Gus Muwwafiq mengungkapkan, apel yang melibatkan Banser seluruh DIY karena Yogyakarta tidak sedang baik-baik saja.

BACA JUGA  Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta Siap Digelar

“Karena peredaran miras. Banser siap membantu pemerintah memberantas peredaran miras,” katanya. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

KANTOR Staf Kepresidenan (KSP) mengunjungi Heru Baskoro (84), putra tokoh perjuangan Sayuti Melik dan S.K. Trimurti, di Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL), Bekasi Jawa Barat pada Jumat (14/8). Kunjungan tersebut…

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

MAHASISWA KKN UNY di Dusun Sengon Karang, Kalurahan Argomulyo, Kapanewon Sedayu, Kabupaten Sleman, mengenalkan inovasi pengelolaan sampah rumah tangga melalui workshop pembuatan ember tumpuk dan mini garden. Kegiatan yang dilaksanakan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

  • August 14, 2026
Kunjungi Putra Sayuti Melik, KSP Pastikan Negara Lindungi Lansia

Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

  • August 14, 2026
Bantu Kelola Sampah, Mahasiswa KKN UNY Kenalkan Ember Tumpuk dan Mini Garden

UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

  • August 14, 2026
UIN Sunan Kalijaga Buka Prodi Baru D4 Teknologi Produksi Halal

IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

  • August 14, 2026
IDN Bantu Tingkatkan Kompetensi Warga di Kawasan Candi Prambanan

Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

  • August 14, 2026
Dukung Pengelolaan Sampah, KKN UGM Hadirkan Kompor Roket di Pulau Bawean

Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman

  • August 14, 2026
Polsek Sleman Selidiki Pembuang Bayi di Zona Klitikan Pasar Sleman