Rektor UIN Sunan Kalijaga: Banyak Sarjana Kurang Kompetensi

REKTOR Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Pof. Noorhaidi Hasan mengaku prihatin dengan para lulusan perguruan tinggi atau universitas di Indonesia saat ini.

Pasalnya, banyak lulusan meraih predikat cumlaude tanpa diimbangi kompetensi yang memadai.

Hal tersebut harus dijawab oleh kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.

“Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir mandiri, tanggung jawab, serta keterampilan teknis seperti penguasaan teknologi dan analisis data,” katanya dalam Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang berlangsung pada Rabu (4/09) – Sabtu (7/09).

Lebih lanjut Prof. Noorhaidi mengutip data yang menunjukkan bahwa sekitar 1,28 juta lulusan perguruan tinggi, atau 13% dari total pengangguran terbuka di Indonesia, masih kesulitan menembus dunia kerja.

BACA JUGA  566 Mahasiswa Baru Politeknik LPP Yogyakarta Ikuti PKKMB 2025

Pemerintah katanya, terus berupaya mengintervensi dan memperbaiki kondisi ini, dengan memastikan perguruan tinggi tidak hanya mendidik mahasiswa, tetapi juga menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan menerapkan ilmu, keterampilan, serta pengetahuan mereka untuk membangun Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Perubahan kurikulum

Ia pun menyoroti seringnya perubahan kurikulum di Indonesia, mulai dari KTSP, KBK, KKNI, hingga MBKM dan OBE.

Dikatakan perubahan kurikulum tidak boleh hanya berhenti pada aspek administratif dan birokratis. Menurut dia tujuan dan substansi kurikulum yang lebih penting perlu dikaji lebih dalam, kurikulum yang mampu menciptakan generasi yang kuat, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Rektor UIN itu menekankan generasi Z membutuhkan kurikulum yang mampu membangun keterampilan, berpikir kritis, kemampuan berpikir analitis, dan kecakapan dalam menghadapi tantangan kompleks dunia nyata, bukan hanya sekedar menghafal fakta-fakta.

BACA JUGA  Prof Noorhaidi Siap Bawa UIN Sunan Kalijaga Bereputasi Global

Ia berharap kurikulum OBE sebagai intervensi pemerintah supaya lulusan siap menghadapi dunia kerja dapat tercapai. “Proses OBE ditempuh, yang substansial diperbaiki,” tegasnya.

Standar baru

Sementara Guru Besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Eva menjelaskan Permendikbudristekdikti No. 53 Tahun 2023 membawa perubahan mendasar dengan mengedepankan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam pengembangan kurikulum.

“Perguruan tinggi kini dituntut untuk berfokus pada capaian pembelajaran yang jelas, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan global. Dalam kerangka ini, PPPAII melihat urgensi untuk segera menyelaraskan kurikulum PAI agar sesuai dengan standar baru,” ujarnya.

Permendikbudristekdikti Nomor 53 Tahun 2023 katanya, juga membawa dampak besar pada sistem akreditasi perguruan tinggi, yang kini berorientasi pada pencapaian hasil konkret dari lulusan.

BACA JUGA  Institut Teknologi Bandung Tolak Perguruan Tinggi Kelola Tambang

Kurikulum harus dirancang untuk mencerminkan kompetensi yang dibutuhkan industri dan masyarakat, sehingga lulusan siap berkontribusi secara nyata. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

SEBANYAK 15 santri dinyatakan lolos beasiswa S1 luar negeri dan siap kuliah di China, Mesir, dan Yaman. Mereka terdiri dari tiga santri bidang sains dan teknologi di China, satu bidang…

Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

PEMERINTAH Kota Bandung kembali menegaskan posisinya sebagai pelopor tata kelola pangan perkotaan (urban food governance) di tingkat global. Hal itu dibuktikan dengan undangan resmi dari World Food Programme (WFP) dan Milan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Gol Barros Antar Kemenangan Persib

  • July 25, 2026
Gol Barros Antar Kemenangan Persib

15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

  • July 25, 2026
15 Santri Dapat Beasiswa Kuliah ke Luar Negeri

Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

  • July 25, 2026
Perluas Kemitraan, Kalog Express Dorong Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat

Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

  • July 25, 2026
Tiga Mahasiswa Asing Ikut Wisuda UPN Veteran Yogyakarta

Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

  • July 25, 2026
Lagi, DKPP Kota Bandung di Undang ke Milan Paparkan Program Buruan SAE

Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal

  • July 25, 2026
Pemkab Cianjur Dorong BUMD Perkuat Kemandirian Fiskal