Rektor UIN Sunan Kalijaga: Banyak Sarjana Kurang Kompetensi

REKTOR Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Pof. Noorhaidi Hasan mengaku prihatin dengan para lulusan perguruan tinggi atau universitas di Indonesia saat ini.

Pasalnya, banyak lulusan meraih predikat cumlaude tanpa diimbangi kompetensi yang memadai.

Hal tersebut harus dijawab oleh kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.

“Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir mandiri, tanggung jawab, serta keterampilan teknis seperti penguasaan teknologi dan analisis data,” katanya dalam Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang berlangsung pada Rabu (4/09) – Sabtu (7/09).

Lebih lanjut Prof. Noorhaidi mengutip data yang menunjukkan bahwa sekitar 1,28 juta lulusan perguruan tinggi, atau 13% dari total pengangguran terbuka di Indonesia, masih kesulitan menembus dunia kerja.

BACA JUGA  UIN Sunan Kalijaga Raih 3 Penghargaan di Diktis Award 2026

Pemerintah katanya, terus berupaya mengintervensi dan memperbaiki kondisi ini, dengan memastikan perguruan tinggi tidak hanya mendidik mahasiswa, tetapi juga menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan menerapkan ilmu, keterampilan, serta pengetahuan mereka untuk membangun Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Perubahan kurikulum

Ia pun menyoroti seringnya perubahan kurikulum di Indonesia, mulai dari KTSP, KBK, KKNI, hingga MBKM dan OBE.

Dikatakan perubahan kurikulum tidak boleh hanya berhenti pada aspek administratif dan birokratis. Menurut dia tujuan dan substansi kurikulum yang lebih penting perlu dikaji lebih dalam, kurikulum yang mampu menciptakan generasi yang kuat, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Rektor UIN itu menekankan generasi Z membutuhkan kurikulum yang mampu membangun keterampilan, berpikir kritis, kemampuan berpikir analitis, dan kecakapan dalam menghadapi tantangan kompleks dunia nyata, bukan hanya sekedar menghafal fakta-fakta.

BACA JUGA  Dinilai Komersilkan Pendidikan, BEM UNS Tuntut Mendikbudristek Mundur

Ia berharap kurikulum OBE sebagai intervensi pemerintah supaya lulusan siap menghadapi dunia kerja dapat tercapai. “Proses OBE ditempuh, yang substansial diperbaiki,” tegasnya.

Standar baru

Sementara Guru Besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Eva menjelaskan Permendikbudristekdikti No. 53 Tahun 2023 membawa perubahan mendasar dengan mengedepankan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam pengembangan kurikulum.

“Perguruan tinggi kini dituntut untuk berfokus pada capaian pembelajaran yang jelas, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan global. Dalam kerangka ini, PPPAII melihat urgensi untuk segera menyelaraskan kurikulum PAI agar sesuai dengan standar baru,” ujarnya.

Permendikbudristekdikti Nomor 53 Tahun 2023 katanya, juga membawa dampak besar pada sistem akreditasi perguruan tinggi, yang kini berorientasi pada pencapaian hasil konkret dari lulusan.

BACA JUGA  Prof. Amin Abdullah: Pancasila Harus Hadir Sebagai Etika Keilmuan

Kurikulum harus dirancang untuk mencerminkan kompetensi yang dibutuhkan industri dan masyarakat, sehingga lulusan siap berkontribusi secara nyata. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

150 Personel Polri Ikuti Pembaretan Jelang Penugasan ke Afrika Tengah

SEBANYAK 150 personel Polri yang terdiri atas 124 polisi dan 26 Polwan serta 17 peserta asing yang akan menjalankan tugas internasional di Afrika Tengah, Jumat mengikuti upacara pembaretan di Gumuk…

Farhan Ajak Warga Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

WALI Kota Bandung, Muhammad Farhan mengajak masyarakat mendoakan keselamatan lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hingga kini masih hilang kontak di perairan Selat Sunda, Kabupaten Pandeglang, Banten, saat meliput…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Macan Putih Terkam Garudayaksa di Kandangnya sendiri

  • September 11, 2026
Macan Putih Terkam Garudayaksa di Kandangnya sendiri

Selandia Baru Siap Pasok Sperma Sapi ke DIY

  • September 11, 2026
Selandia Baru Siap Pasok Sperma Sapi ke DIY

Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

  • September 11, 2026
Pemprov Jabar Kirim 100 Orang Kafilah ke MTQ Nasional XXXI 2026

Efisiensi Anggaran, KDM Bakal Gabung Sejumlah OPD

  • September 11, 2026
Efisiensi Anggaran, KDM Bakal Gabung Sejumlah OPD

150 Personel Polri Ikuti Pembaretan Jelang Penugasan ke Afrika Tengah

  • September 11, 2026
150 Personel Polri Ikuti Pembaretan Jelang Penugasan ke Afrika Tengah

Farhan Ajak Warga Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda

  • September 11, 2026
Farhan Ajak Warga Doakan Jurnalis yang Hilang di Selat Sunda