Rektor UIN Sunan Kalijaga: Banyak Sarjana Kurang Kompetensi

REKTOR Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta Pof. Noorhaidi Hasan mengaku prihatin dengan para lulusan perguruan tinggi atau universitas di Indonesia saat ini.

Pasalnya, banyak lulusan meraih predikat cumlaude tanpa diimbangi kompetensi yang memadai.

Hal tersebut harus dijawab oleh kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE) dengan menghasilkan lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.

“Mahasiswa diharapkan memiliki kemampuan berpikir mandiri, tanggung jawab, serta keterampilan teknis seperti penguasaan teknologi dan analisis data,” katanya dalam Workshop Kurikulum Outcome-Based Education (OBE) yang berlangsung pada Rabu (4/09) – Sabtu (7/09).

Lebih lanjut Prof. Noorhaidi mengutip data yang menunjukkan bahwa sekitar 1,28 juta lulusan perguruan tinggi, atau 13% dari total pengangguran terbuka di Indonesia, masih kesulitan menembus dunia kerja.

BACA JUGA  INSTIPER Yogyakarta Wisuda 374 Mahasiswa

Pemerintah katanya, terus berupaya mengintervensi dan memperbaiki kondisi ini, dengan memastikan perguruan tinggi tidak hanya mendidik mahasiswa, tetapi juga menghasilkan lulusan yang siap bekerja dan menerapkan ilmu, keterampilan, serta pengetahuan mereka untuk membangun Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Perubahan kurikulum

Ia pun menyoroti seringnya perubahan kurikulum di Indonesia, mulai dari KTSP, KBK, KKNI, hingga MBKM dan OBE.

Dikatakan perubahan kurikulum tidak boleh hanya berhenti pada aspek administratif dan birokratis. Menurut dia tujuan dan substansi kurikulum yang lebih penting perlu dikaji lebih dalam, kurikulum yang mampu menciptakan generasi yang kuat, berpengetahuan, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Rektor UIN itu menekankan generasi Z membutuhkan kurikulum yang mampu membangun keterampilan, berpikir kritis, kemampuan berpikir analitis, dan kecakapan dalam menghadapi tantangan kompleks dunia nyata, bukan hanya sekedar menghafal fakta-fakta.

BACA JUGA  Diminati Ribuan Mahasiswa Asing, UMS hanya Siapkan 40 Kursi

Ia berharap kurikulum OBE sebagai intervensi pemerintah supaya lulusan siap menghadapi dunia kerja dapat tercapai. “Proses OBE ditempuh, yang substansial diperbaiki,” tegasnya.

Standar baru

Sementara Guru Besar Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta Prof. Eva menjelaskan Permendikbudristekdikti No. 53 Tahun 2023 membawa perubahan mendasar dengan mengedepankan pendekatan Outcome-Based Education (OBE) dalam pengembangan kurikulum.

“Perguruan tinggi kini dituntut untuk berfokus pada capaian pembelajaran yang jelas, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan global. Dalam kerangka ini, PPPAII melihat urgensi untuk segera menyelaraskan kurikulum PAI agar sesuai dengan standar baru,” ujarnya.

Permendikbudristekdikti Nomor 53 Tahun 2023 katanya, juga membawa dampak besar pada sistem akreditasi perguruan tinggi, yang kini berorientasi pada pencapaian hasil konkret dari lulusan.

BACA JUGA  Ukraina dan Kanada Gelar Pameran di UIN Sunan Kalijaga

Kurikulum harus dirancang untuk mencerminkan kompetensi yang dibutuhkan industri dan masyarakat, sehingga lulusan siap berkontribusi secara nyata. (AGT/N-01)

Dimitry Ramadan

Related Posts

UNY Fasilitasi Peserta Disabilitas Ikuti UTBK

PARA peserta UTBK-SNBT,  Ujian Tulis Berbasis Komputer Seleksi Nasional Berdasarkan Tes bagi berkebutuhan khusus mendapatkan pendamping khusus dan disiapkan pula perangkat lunak ramah disabilitas, serta ruang ujian yang disesuaikan di…

Jateng Dikepung 162 Bencana Sepanjang 2026, Inilah Upaya Pemprov

PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah mencatat sebanyak 162 kejadian bencana terjadi sejak 1 Januari hingga 12 April 2026. Dari jumlah tersebut, bencana hidrometeorologi seperti banjir dan cuaca ekstrem masih mendominasi wilayah…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Hantam Garuda Jaya, Samator Raih Podium Ketiga Proliga

  • April 24, 2026
Hantam Garuda Jaya, Samator Raih Podium Ketiga Proliga

Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana Lewat Program RPL Unitomo

  • April 23, 2026
Mimik Idayana Raih Gelar Sarjana Lewat Program RPL Unitomo

UNY Fasilitasi Peserta Disabilitas Ikuti UTBK

  • April 23, 2026
UNY Fasilitasi Peserta Disabilitas Ikuti UTBK

Proyek Tanggul Laut Pantura Berpotensi Rusak Mangrove, Lamun dan Terumbu Karang

  • April 23, 2026
Proyek Tanggul Laut Pantura Berpotensi Rusak Mangrove, Lamun dan Terumbu Karang

Prof. Armaidy: Indonesia Sebaiknya Tutup Ruang Udara untuk Militer AS

  • April 23, 2026
Prof. Armaidy: Indonesia Sebaiknya Tutup Ruang Udara untuk Militer AS

Tekuk Elctric PLN, Popsivo Segel Podium 3 Proliga

  • April 23, 2026
Tekuk Elctric PLN, Popsivo Segel Podium 3 Proliga