
PULUHAN pelaku usaha kecil dan mikro di Jawa Tengah dan DIY mengikuti bongkar rahasia sukses dalam acara Kopi Darat UKM Academy yang diselenggarakan di tiga kota, Yogyakarta, Semarang dan Surakarta.
Dalam kegiatan yang diadakan Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah sebelumnya pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) sudah dibekali keterampilan melalui kelas UMK Acadamy yang dilaksanakan secara daring sebanyak 8 kali pertemuan.
Kegiatan Kopi darat diawali di Kota Semarang pada Jumat (16/8) yang diikuti oleh 49 peserta. Selanjutnya Kota Yogyakarta pada Kamis (22/8) diikuti oleh 69 peserta dan ditutup di Kota Surakarta pada (23/8) yang diikuti oleh 49 peserta.
Di setiap kota, menghadirkan nara sumber yang berbeda. Di Semarang menghadirkan Ferry Setiawan, pemilik usaha butik Bajoekoe, di Yogyakarta menghadirkan Chandra Setiawan Kusuma, pemilik usaha Gudeg Wijilan Yogyakarta, dan di Surakarta menghadirkan Soni Suharyono pemilik usaha café Cold n Brew Solo.
Tanggung jawab sosial
Pertamina UMK Academy merupakan salah satu program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang berfokus dalam pembinaan dan pengembangan pelaku usaha mikro kecil di Indonesia melalui berbagai kegiatan seperti pelatihan, pendampingan, pameran, promosi dan sebagainya.
Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah, Brasto Galih Nugroho mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan para peserta secara luring (offline) sebagai ajang silaturahmi dan untuk memperkuat jejaring sesama pelaku usaha mikro dan kecil yang tergabung sebagai peserta Pertamina UMK Academy.
Pada kegiatan Kopi Darat di Surakarta, Soni Suharyono pesan untuk bekerja sama dan bergotong royong memajukan ekonomi Indonesia melalui Usaha Mikro dan Kecil (UMK),
“Saya berharap acara -acara seperti UMK Academy ini lebih sering dilakukan demi menunjang ekonomi indonesia, dan temen-temen pengusaha kecil dan menengah memiliki kesempatan untuk maju dan naik level menjadi pengusaha menengah maupun menjadi pengusaha besar,” pesannya.
Antusias
Salah satu peserta Kopi Darat di Yogyakarta yang juga pemilik Rumah Batik Singgar, Fitalia Pamungkas mengaku sangat senang dan antusias terhadap kegiatan ini,
“Saya sangat senang karena disini kami sudah melalui 8 kali pelatihan secara online (daring) dan akhirnya sekarang saya bisa bertemu dengan teman-teman secara langsung. Kami bisa saling sharing dan mengenalkan produk masing-masing dan kita merasakan kembali persaudaraan dari teman-teman pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK),” katanya. (AGT/N-01)








