
KOMUNITAS otomotif saturday morning religious (Satmori) membuka warung makan paket murah, ngeunah dan berkah di Jalan Laskar Wanita (Laswi), Kelurahan Cikalang, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Pembukaan warung makan tersebut, untuk membantu warga ekonomi menengah ke bawah.
Bendahara Satmori Iman Hidayat mengatakan, warung makan murah yang tergabung dalam komunitas otomotif membuka usaha bisnis untuk membantu masyarakat umum terutama yang memiliki ekonomi menengah ke bawah.
Keberadaan warung tersebut, tujuannya untuk meringankan beban mereka ketika kebutuhan bahan pokok di pasaran telah merangkak naik.
“Untuk paket makan murah di warung Satmori telah disiapkan menu mulai nasi, telur, daging ayam, ikan, tahu, tempe, lalab dan sambel. Namun, paket nasi, telur Rp5 ribu, daging ayam Rp10 ribu, ikan Rp7 ribu dan ditambah tahu, tempe, lalab, sambel dibuka setiap hari pukul 06.00 hingga 21.00 WIB,” katanya, Minggu (4/8/2024).
Ia mengatakan, warung murah, ngeunah dan berkah sebagai terobosan nyata terutamanya untuk berbagi rezeki bagi masyarakat umum yang memiliki ekonomi menengah ke bawah dan warung akan tetap beroperasi setiap hari.
Namun, hasil keuntungan ada sebagian akan diberikan kepada dewan kemakmuran masjid (DKM) Ar-Rosyidul Hasanah, Pesantren Sabilul Huda, Masjid Agung Kota Tasikmalaya dan lainya.
“Warung Satmori yang didirikannya selama ini memberikan sebagian rizkinya kepada warga melalui paket makan murah dengan tempat aman dan nyaman. Karena, kami menyiapkan tempat duduk yang mana bisa menampung 96 orang serta juru masak (koki) dari anggota dan pengurus Satmori,” ujarnya.
Sementara, Presiden Satmori, Noves Narayana mengatakan, warung makan paket murah bagi masyarakat umum tujuannya untuk membantu ekonomi menengah ke bawah seiring dengan harga pangan sekarang mengalami kenaikan di pasaran hingga berdampak pada daya beli. Namun, warung makan paket murah supaya bisa membantu warga karena harganya Rp5 ribu hingga Rp10 ribu satu porsi.
“Warung makan murah diterapkan tetap akan memiliki keuntungan, karena untuk bahannya disuplai dari para pengusaha dengah harga di bawah pasar seperti bumbu dapur, tempe, tahu, telur, daging ayam, ikan mas, mujair dan lalab. Mudah-mudahan adanya warung makan murah terus beroperasi setiap hari dan bisa bermanfaat bagi masyarakat,” paparnya. (YY/N-01)








