
JALAN Kaesang Pangarep untuk ikut Pemilihan Gubernur (boleh dibilang sudah tertutup pasca-munculnya putusan Mahkamah Konstitusi ( MK) nomor 70/PUU-XXII/2024 yang menolak gugatan pengubahan penentuan syarat usia minimum dalam 1UU Pilkada. Meski begitu, nama Kaesang yang ketua umum PSI masih berkibar untuk Pemilihan Walikota Solo.
Hal itu setidaknya ditunjukkan hasil survei potensial Pilkada Solo yang dilakukan oleh Tim Prodi Komunikasi Fisip Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta rentang waktu 12 – 23 Agustus 2024.
Nama Kaesang masih berada di antara 12 nama yang di survei pada semua kategori.
Keberadaan nama suami Erina Gudono itu masih membayangi KGPAA Mangkunegoro X atau Gusti Bhre yang berada di peringkat atas bersamaTeguh Prakosa yang kini menjadi walikota Solo.
Di semua kategori
Kepala Prodi Komunikasi FISIP UNS, Sri Hastjarjo, satu dari empat tim peneliti menyebut nama Kaesang Pangarep muncul di semua kategori, baik pada kategori spontan awareness, top of mind, aided awareness, popularitas, kandidat terbaik, hingga kandidat dipilih (elektabilitas).
“Ya bisa saja dia belum tentu akan masuk Pilkada Solo. Namun di semua kategori survei, namanya selalu ada memhuntuti Gusti Bhre maupun Teguh Prakosa, walikota yang juga politisi PDIP itu,” tukas Hastjarjo yang yang didampingi Dr. Diah Kusumawati selaku anggota tim peneliti.
Dari 577 responden secara acak di lima kecamatan yang ada di Kota Solo, nama Kaesang selalu ada pada kategori mana pun.
Pada kategori spontan awarness itu, ia dipilih 22 responden atau 5,5 persen dari keseluruhan responden. Sedangkan di kategori top of mind, Kaesang Pangarep berada di urutan ke delapan dari seluruh kandidat.
Yang menarik, pada kategori aided awareness, nama suami Erina Gudono itu berada di puncak survei dengan dipilih 306 responden atau 26,4 persen. Untuk popularitas, Kaesang dipilih 33,8 persen.
Dalam hal popularitas Kaesang memang kalah dari MN X atau Gusti Bhre yang mengantongi kepercayaan 66,9 persen responden, dibayangi Teguh Prakosa yang meraih suara responden sebanyak 49,5 persen
Pada sisi kategori survei popularitas, nama Astrid Widayani yang oleh PSI dan PAN dipasangkan sebagai wakil Gusti Bhre memperoleh prosentase tinggi dari responden, yakni 31,8 persen.
Sementara putri tokoh sepuh Golkar Akbar Tandjung, yakni Sekar Tandjung 28,1 persen. Sejauh ini Ketua Partai Golkar Solo itu juga masih menanti rekomendasi. Sedang Sukma Putri Maharani, putri semata wayang politisi PDIP Aria Bima, dalam sisi popularitas meraih 16 persen,.
Dari hasil seluruh kategori survei, nama Gusti Bhre masih mendominasi peringkat atas di segala kategori. ” Saat ini Gusti Bhre bersama Astrid sudah direkomendasi oleh dua parpol ( PSI dan PAN ). Tetapi belum semua parpol dalam koalisi menentukan,” pungkas Hastjarjo. (WID/N-01)









