
SEBANYAK 100 prajurit TNI Angkatan Laut dari berbagai satuan mengikuti Archery Tournament dalam rangka memperingati HUT ke-60 Pangkalan Udara TNI AL (Lanudal) Juanda, Jumat (26/7).
Kegiatan turnamen panahan dibuka oleh Komandan Lanudal Juanda Kolonel Laut (P) Dani Achnisundani. Kolonel Dani menandai dibukanya turnamen dengan memanah balon sejauh 20 meter tepat sasaran.
Turnamen panahan kali ini dengan kategori barebow 20 meter baik putra dan putri. Mereka beradu agar busur yang dilesatkan tepat sasaran.
Kolonel Laut (P) Dani Achnisundani mengatakan, turnamen panahan ini untuk menjaring atlet panahan TNI AL agar nanti bisa berprestasi di even lebih tinggi.
Turnamen ini juga untuk lebih memasyarakatkan olahraga panahan, sekaligus ajang silaturahmi jajaran TNI AL dan stakeholder Bandara Juanda.
Dani menambahkan, seperti halnya menembak, memanah juga merupakan skill dasar dari seorang anggota TNI. Kemampuan memanah sangat diperlukan anggota TNI, terutama dalam kondisi perang.
“Basic seorang prajurit harus memiliki kemampuan menembak, ya aplikatif lainnya sebenarnya dalam bentuk panahan,” kata Dani.
Salah satu peserta Sertu Putu Eka Agustini mengatakan kegiatan ini untuk menambah jam terbangnya dalam turnamen.
Lewat berbagai turnamen yang diikuti, diharapkan bisa menambah prestasi dan pengalaman untuk bisa naik di even lebih besar.
“Sebab yang dibutuhkan pemanah selain teknik, dan mental, pengalaman juga sangat menentukan,” kata Putu.
Prestasi TNI AL sendiri menjadi juara umum dalam Lomba Panahan Kasal Cup memperingati Hardikal ke 78 dan HUT ke-68 Puspenerbal Juni lalu.
Saat itu lomba diikuti 710 atlet panahan dari 51 klub panahan dan Perpani dari daerah seluruh Indonesia. Pada Lomba Panahan Piala Bergilir Presiden, TNI AL juga mendapatkan dua emas, tiga perak dan tiga perunggu. (OTW/S-01)








