BPK Temukan Masalah LK Badan Pengelola Keuangan Haji

BADAN Pemeriksa Keuangan (BPK) menemukan beberapa permasalahan pada laporan keuangan Badan Pengelola Keuangan Haji (LK BPKH) tahun 2023.

Anggota V BPK/Pimpinan Pemeriksaan Keuangan Negara V, Ahmadi Noor Supit mengungkapkan permasalahan yang dimaksud adalah pemanfaatan Sistem Keuangan Haji Terpadu (Siskehat) Gen 2 dalam mendukung penyusunan laporan keuangan belum optimal.

Selain itu, disebutkan pula bahwa penatausahaan akun utang lain-lain belum memadai. Meliputi saldo utang lain-lain akun perantara belum dapat ditelusuri dan penjelasan selisih saldo utang lain-lain. Yaitu utang surat perintah membayar (SPM) pembatalan haji dalam proses belum sesuai.

Kepala Badan Pelaksana BPKH Fadlul Imansyah diminta meningkatkan pengendalian dan melakukan langkah-langkah perbaikan yang sistematis agar rekomendasi BPK segera ditindaklanjuti.

BACA JUGA  BPK Puji Pengelolaan Keuangan di Provinsi Jawa Tengah

“Hal ini perlu dilakukan untuk memastikan bahwa permasalahan tersebut tidak terulang kembali di masa yang akan datang,” kataAhmadi Noor Supit dikutip dari keterangan resmi BPK.

WTP tanpa Pengecualian

Ia menambahkan  meskipun terdapat masalah, permasalahan tersebut tidak berdampak material terhadap kewajaran penyajian LK BPKH. Oleh karena itu BPK memberikan opini wajar tanpa pengecualian (WTP) atas LK BPKH tahun 2023.

“Capaian ini merupakan bentuk komitmen dan upaya nyata dari seluruh manajamen BPKH dalam mendorong perbaikan pengelolaan keuangan negara yang baik,” kata Ahmad Noor Supit.

Ia juga mengapresiasi upaya dari Pimpinan BPKH dalam meningkatkan penyelesaian tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.

Capaian tindak lanjut yang dilakukan oleh BPKH telah melebihi target nasional sebesar 75%.

BACA JUGA  Catat Pertumbuhan Positif, Indosat Komit Optimalkan Biaya

Berdasarkan data rekapitulasi pemantauan tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan tahun 2019-2023 per 31 Desember 2023, tingkat penyelesaian rekomendasi pada BPKH sebesar 88,63%. (*S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

GUBERNUR Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan pentingnya kolaborasi Pemprov dengan Bank Indonesia (BI) guna memperkuat pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Hal tersebut diungkapkan Dedi seusai menghadiri pengukuhan Kepala Perwakilan Bank…

KAI Logistik Jajaki Peluang Pengiriman Hewan Ternak

DALAM upaya memperluas layanan, KAI Logistik (Kalog) menjalin kerja sama strategis dengan PT Bogantara Indo Transport (Bogantara) pekan lalu. Hal itu ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU). Kolaborasi ini menjadi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kirab Budaya di Cirebon Pukau Masyarakat

  • May 12, 2026
Kirab Budaya di Cirebon Pukau Masyarakat

Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Dibangun Plataran Caruban

  • May 12, 2026
Keraton di Cirebon akan Direvitalisasi dan Dibangun Plataran Caruban

Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

  • May 12, 2026
Pemprov Jabar Komit Perkuat Pembangunan Ekonomi Berbasis Ekologi

KDM Bakal Tata Kawasan Alun-alun Karawang Jadi Kota Tua

  • May 11, 2026
KDM Bakal Tata Kawasan Alun-alun Karawang Jadi Kota Tua

Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

  • May 11, 2026
Redam Bali United, Borneo Buat Persaingan Gelar Juara Tetap Ketat

DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban

  • May 11, 2026
DKPP Kirim 184 Petugas Pemeriksa Hewan Kurban