Yasonna Serahkan Sertifikat KIK dan IG Masyarakat Adat Jabar

MENTERI Hukum dan HAM (Menkumham) Yasonna H. Laoly secara khusus menandatangani dan menyerahkan 35 Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Baresan Olot Masyarakat Adat (BOMA) untuk 10 kota/kabupaten yang ada di Provinsi Jawa Barat.

Dikesempatan yang sama Yasonna dapat penganugerahan gelar kehormatan masyarakat adat Jabar, sebagai Sinatria Pinayungan.

Penyerahan Sertifikat KIK dan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) diadakan di Sekretariat BOMA Jabar Alam Sentosa, Kawasan Ekowisata dan Budaya Jabar Jalan Pasir Impun Atas, Kabupaten Bandung, Selasa (23/7).

Adapun kabupaten/kota yang mendapatkan KIK, adalah Kabupaten Bandung,  Pangandaran, Ciamis, Tasikmalaya, Garut. Sumedang, Bogor, Sukabumi, Kota Banjar,  dan Kota Cimahi. Serta satu sertifikat IG diserahkan ke Kabupaten Karawang untuk kopi robusta Sanggabuana.

BACA JUGA  BPS Catat Inflasi Kota Bandung 1,69%

Kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi mengakui dan menghargai kontribusi serta keberhasilan masyarakat adat Sunda dalam menjaga, melestarikan dan mengembangkan Kekayaan Intelektual budaya mereka.

Serta menguatkan komitmen dalam menjaga dan melestarikan keberagaman budaya di Indonesia khususnya di wilayah Jabar.

Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal

Penyerahan Sertifikat KIK dan IG ini dilaksanakan didasarkan pada UU Nomor 28 Tahun 2014 Tentang Hak Cipta, UU Nomor 20 Tahun 2016 Tentang Merek dan Indikasi Geografis, serta PP Nomor 56 Tahun 2022 tentang Kekayaan Intelektual Komunal.

Kegiatan ini untuk mendokumentasikan, melestarikan, dan memberikan perlindungan hukum terhadap kekayaan intelektual komunal yang dimiliki oleh BOMA Jabar.

Menkumham Yasonna H. Laoly dalam sambutannya menyampaikan terimakasih kepada seluruh stakeholder hingga terlaksananya kegiatan ini.

BACA JUGA  Jelang Natal, Minyakita Mulai Langka di Pasaran

Indonesia dan WIPO telah melakukan pertemuan sekaligus penandatanganan WIPO Treaty on Intellectual Property, Genetic Resources and Associated Traditional Knowledge (GRATK) pada 8 Juli 2024.

“Traktat ini bertujuan untuk meningkatkan efektivitas, transparansi dan kualitas sistem paten terkait sumber daya genetik dan pengetahuan tradisional yang terkait dengan sumber daya genetik,” jelas Yasonna.

“Kehadiran kita pada hari ini merupakan perwujudan dari komitmen bersama dalam mengembangkan Ekosistem Kekayaan Intelektual di Indonesia yang menjadi sangat kontekstual dengan visi Indonesia tahun 2045 menuju Indonesia emas,” pungkasnya. (Rava/S-01)

BACA JUGA  Dedi Mulyadi Tekankan Nilai Rasa dalam Peradaban Sunda

Siswantini Suryandari

Related Posts

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

KETUA Cabang Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Pematangsiantar-Simalungun, Yova Ivo Cordiaz Purba menegaskan momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda bukan sekedar kegiatan seremoni tahunan. Lebih dari itu sebagai momentum untuk menguji…

Polda Jateng Utamakan Edukasi dalam Operasi Patuh Candi 2026

POLDA Jawa Tengah terus mengedepankan upaya preemtif dan preventif dalam Operasi Patuh Candi 2026 untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan berlalu lintas. Melalui edukasi langsung, penyampaian imbauan, dan pembagian…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

  • October 29, 2026
Kembangkan AI, Indosat Andalkan Kekuatan Bisnis Telekomunikasi

Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

  • October 29, 2026
Luncurkan Proyek SHIELD, UGM Kaji Wolbachia dalam Pengendalian Dengue

Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

  • October 29, 2026
Mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah itu Meraup Cuan dari Sampah

GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

  • October 29, 2026
GMKI: Pemuda bukan Alat Kepentingan Penguasa

Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

  • October 28, 2026
Bekuk Melbourne Victory, Persib Kukuh di Puncak Klasemen ACL 2

Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang

  • October 28, 2026
Presiden Prabowo Terima Menlu Singapura di Hambalang