Semarang Kini Punya Sistem Layanan Kanker Terintegrasi

PENJABAT (Pj) Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana meresmikan Sistem Layanan Kanker Terintegrasi (Simpel Kreasi) di Rumah Sakit Umum  Daerah (RSUD) dr Adhyatma, Semarang, Selasa, (23/7).

Layanan rumah sakit milik Pemprov Jateng ini guna memfasilitasi tiga layanan kanker dalam satu atap, sehingga memudahkan pasien dan dokter.

“Dalam rangka meningkatkan pelayanan kanker di RSUD Adhyatma,  kami me-launching Simpel Kreasi dan juga membuka bimbingan teknis Oncology Board,” kata Nana usai peresmian.

Layanan itu sengaja disediakan rumah sakit. Sebab berdasarkan estimasi International Agency for Research on Cancer (IARC), data kesakitan penyakit kanker di Indonesia pada 2022 sebanyak 408.661 kasus. Dari jumlah itu, angka kematiannya mencapai 242.988 kasus.

BACA JUGA  Wamen Diktisaintek Resmi Tutup POMNAS XIX 2025

“Kondisi ini harus ditangkap dengan responsif,” kata Nana.

Oleh karenanya, layanan  Simpel Kreasi ini menjadi sangat penting bagi RSUD dr Adhyatma. Tujuannya memberikan layanan yang lebih baik. Mulai dari deteksi dini, diagnosa, pengobatan, hingga perawatan bagi pasien kanker.

Adapun untuk layanan  bimbingan teknis Oncology Board diperlukan untuk meningkatkan kompetensi, kualitas, dan profesionalitas sumberdaya manusia.

Hal ini penting disediakan untuk mendukung perkembangan dunia kesehatan dan pelayanan prima bagi masyarakat. “Termasuk untuk peralatan juga harus mengikuti perkembangan,” kata Nana.

Layanan Kanker Terintegrasi

Direktur RSUD dr Adhyatma, Zulfachmi Wahab menambahkan layanan kanker ini meliputi tiga hal yaitu layanan oleh dokter bedah onkologi, medikal onkologi, dan radioterapi.

BACA JUGA  Dinsos Jateng Siapkan 3.000 Porsi Makan untuk Pengungsi Banjir

Ketiga layanan itu sudah tercover oleh RSUD dr Adhyatma. Layanan onkologi sudah beroperasi sejak 2014, layanan radioterapi sejak 2017, dan layanan terapi sistemik sejak 2022.

“Selama ini, layanannya masih berjalan sendiri-sendiri. Dengan Simpel Kreasi ini kita integrasikan dalam satu atap dan dalam satu gedung. Manfaatnya pasien lebih nyaman, lebih mudah, dan dokter tidak capai dalam melayani,” jelasnya.

Simpel Kreasi RSUD dr Adhyatma ini menempati gedung 5 lantai dengan total kapasitas 40 tempat tidur dan layanan terapi sistemik 14 tempat tidur.

Dibeberkan Zulfachmi, jumlah pasien yang melakukan terapi sistemik sekitar 350-an kasus per bulan, terapi radioonkologi 500 kasus perbulan, dan terapi bedah 40-50 kasus per bulan. (Htm/S-01).

BACA JUGA  Banjir Semarang Mulai Surut, Penanganan Tetap Berlanjut

Siswantini Suryandari

Related Posts

Stasiun Meteorologi Yogyakarta Peringatkan Gelombang Tinggi Perairan Samudera Hindia

STASIUN Meteorologi Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini terhadap tinggi gelombang di perairan Samudera Hindia di sebelah selatan Kabupaten Kulon Progo, Kabupaten Bantul dan Kabupaten Gunungkidul yang dimungkinkan terjadi pada Senin (5/10)…

Pertamina Gelar Pemeriksaan Gigi Gratis untuk Anak Berkebutuhan Khusus

PERTAMINA Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah bersama IKA UNAIR Komisariat Fakultas Kedokteran Gigi Spesialis Kedokteran Gigi Anak menggelar pemeriksaan gigi gratis ‘Senyum Sehat untuk Anak Istimewa di P3D Semar…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

  • October 6, 2026
MK Putuskan tidak Terima Gugatan Ijazah Gibran

UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

  • October 6, 2026
UI Jadi Kampus Terbaik Indonesia versi QS WUR

Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

  • October 6, 2026
Serah Terima Pataka Tandai Pergantian Kapolda Jateng

Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

  • October 6, 2026
Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Ranking Timnas Indonesia Naik Satu Tingkat

Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

  • October 6, 2026
Peternak Ayam Ketawa Diimbau Mewaspadai Risiko Inbreeding

Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan

  • October 6, 2026
Gelar Festival, Unisa Utamakan Konsep Ramah Lingkungan