Sastra dan Kepemipinan Nasional Bernilai Tinggi

MENKOPOLHUKAM Hadi Tjahjanto menegaskan sastra dan kepemimpinan nasional Indonesia memiliki nilai yang amat tinggi.

Sastra merupakan realisasi nilai dan kebijakan yang senantiasa ada dan berkembang dalam nafas kehidupan dan atmosfer kehidupan sosial.

“Sastra menyikapi konflik dengan kehalusan bahasa yang menyejukkan dan penyelesaian yang damai dan harmonis. Dan ini sudah dilakukan para pemimpin kita sejak zaman dahulu,” kata Hadi Tjahjanto saat membuka Festival Sastra Saraswati Sewana di Puri Kauhan Ubud, Bali, Sabtu sore (20/7).

Hal yang sama juga terjadi dalam kehidupan politik, demokrasi di Indonesia. Kepemimpinan nasional harus tetap berpijak pada nilai dan ajaran kebijaksanaan yang berakar pada kearifan bangsa.

Ajaran asta brata misalnya, merupakan salah satu ajaran kepemimpinan utama yang luhur dan sangat penting bagi generasi muda Indonesia.

BACA JUGA  Kunjungan Makin Tinggi, Pengelola Beri Saran untuk Wisatawan yang Mau ke Jatiluwih

“Menguatkan pengetahuan dan ajaran yang ada di dalamnya, tentunya membutuhkan kreativitas dan inovasi agar menarik bagi generasi kekinian,” ujarnya.

Warisan Bali

Sementara Ketua Yayasan Puri Kauhan Ubud AA Gede Ngurah Ari Dwipayana mengatakan Festival Sastra Saraswati Sewana ini untukmelestarikan warisan budaya, warisan literasi kepemimpinan, tata negara, dan politik yang perna ada di Bali.

“Kita tidak perlu belajar dari tempat lain. Para pemimpin dan pendahulu Bali telah memiliki warisan sastra yang luar biasa. Ini harus menjadi inspirasi bagi generasi muda Bali dan Indonesia dan para pemimpin kita saat ini,” kata Ari Dwipayana.

Pada kesempatan itu Hadi Tjahjanto memberikan penghargaan Sastra Saraswati Sewana Nugraha kepada lima tokoh Bali.

BACA JUGA  Tim Pora Bali Intensifkan Tempat Usaha Pekerjakan Orang Asing

Mereka adalah Ida Pedanda Ngurah dari Garis Gde Blayu, Tabana, Ida Pedanda Made Sidemen dari Gria Taman Sanur, Tjokorde Gde Ngoerah dari Puri Saren Kauh, Puri Agung Ubud, I Gusti Ngurah Made Agung dari Puri Denpasar dan  Prof. DR. Ida Bagus Mantra, mantan gubernur Bali. (Aci/S-01)

Siswantini Suryandari

Related Posts

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

SATRESKRIM Polresta Sidoarjo membekuk YH,34, pelaku pencurian dua brankas milik perusahaan otobus (PO) pariwisata DPW Purnama, Buduran, Sidoarjo. Ironisnya, pelaku adalah kernet bus perusahan tersebut. Ia beraksi saat rekan-rekannya lengah…

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

SEPANJANG 2025 jumlah pengguna jasa layanan transportasi Commuter Line mencapai 10,1 juta orang. Angka tersebut didominasi oleh pergerakan pekerja, pelajar, dan masyarakat umum yang setiap hari berpindah antar kabupaten dan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

  • February 11, 2026
Kernet PO Bus Pariwisata Gasak Brankas saat Pesta Miras

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis