Siswa SMA Islam Diponegoro Surakarta Juara I Lomba Esai Nasional Prodi Tekstil UII

SISWA SMA Islam Diponegoro Surakarta, Muhammad Sofwan Amir keluar sebagai juara pertama Lomba Esai Nasional tentang tekstil yang diselenggarakan Prodi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia.

Ketua Panitia, Febrianti Nurul Hidayah, Jumat (12/7) menjelaskan dalam lomba esai ini Muhammad Sofwan Amir menyampaikan esai berjudul Biomom AI: Pakaian Kesehatan Cerdas Terintegrasi Aplikasi Berbasis Artificial Intelligence untuk Pemantauan dan Pelayanan Kesehatan Ibu Hamil.

Dengan gelar juara I, Muhammad Sofwan Amir mendapatkan piagam penghargaan, plakat dan uang pembinaan.

Sedangkan keluar sebagai posisi kedua adalah Ibnu Shina, siswa SMA Negeri 1 Trenggalek yang menyodorkan esai berjudul  Elzon: Sistem Pengolahan Limbah Pewarna Tekstil dengan Kombinasi Metode Elektrokoagulasi dan Ozonasi Berbasis IOT Guna Menjadikan Dunia Lebih Baik.

BACA JUGA  Prodi Informatika UII Siap Buka Pendidikan Jarak Jauh

Sedangkan posisi ketiga adalag Dinda Daris Fara, siswa SMA Negeri 1 Wonosobo yang mengajukan esai berjudul Plester Nano Kunyit: Solusi Inovatif Guna Mengurangi Risiko Infeksi Pada Kulit di Lingkungan Lembap.

“Juara 1,2 dan 3 merupakan finalis dengan nilai tertinggi dari total nilai penulisan dan pemaparan esai serta tanya jawab. Sedangkan juara favorit adalah yang mendapatkan engagement tertinggi yang dipilih oleh netizen melalui media sosial prodi yaitu @rekateks.uii dengan nilai total engagement sebesar 5.188impresi  baik like, comment maupun share,” katanya.

Yang terpilih sebagai juara favorit, adalah Fazrul Ramadhani, siswa SMA Negeri 1 Dramaga Bogor yang menyampaikan esai berjudul MH-Clothes: Inovasi Pakaian Pintar Sebagai  Solusi Modern untuk Mengatasi Stres dan Kecemasan pada Siswa SMA/SMK/ MA 2024.

BACA JUGA  Puluhan Game dan Program AI Karya Mahasiswa dan Dosen FTI UII Dipamerkan

Ia menambahkan, lomba ini terhimpun 190 karya namun yang lolos  administrasi sebanyak 165 orang.

Ketua Prodi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia Agus Taufiq mengungkapkan, lomba ini memberi kesempatan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan mereka di bidang pertekstilan.

Mereka dari kalangan generasi muda, katanya ternyata memiliki pemikiran-pemikiran yang maju.

Lomba Esai Nasional 204 kali ini mengangkat tema ‘Tekstil untuk Dunia yang Lebih Baik: Inovasi, Aplikasi, dan Dampak Sosial’ dengan 3 sub-tema pilihan inovasi berkelanjutan dalam tekstil, tekstil dalam dunia medis dan pakaian pintar. (AGT/N-01)

BACA JUGA  Wisudawan UII Harus Jaga Nalar di Tengah Bising Informasi

Dimitry Ramadan

Related Posts

Hari Lahan Basah 2026, Rehabilitasi Mangrove Diperkuat

PERINGATAN Hari Lahan Basah Sedunia 2026 mengusung tema “Rawat Tradisi, Lahan Basah Lestari”. Kementerian Kehutanan memusatkan peringatan nasional di Kalimantan Utara pada 7 Februari 2026 yang dihadiri Menteri Kehutanan Raja…

Menag Ajak Masjid di Jalur Mudik Jadi Oase Kemanusiaan

Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar memaparkan langkah Kementerian Agama dalam menyambut Ramadan dan Idulfitri 1447 H. Ia menegaskan Ramadan harus menjadi momentum penguatan ibadah yang dibarengi empati dan solidaritas sosial…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

  • February 11, 2026
Commuter Line Dukung Mobilitas Aglomerasi Jawa Tengah

Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

  • February 11, 2026
Polisi Bekuk Komplotan Penipu yang Sasar Anak di Bawah Umur

UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

  • February 11, 2026
UGM Buka Pendaftaran Mahasiswa Baru Jalur Afirmasi untuk Daerah 3T

65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

  • February 11, 2026
65 Persen dari 1.566 Wisudawan UNY Tahun ini adalah Perempuan

Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

  • February 11, 2026
Kadin Sidoarjo Tegaskan Posisi sebagai Mitra Strategis

Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik

  • February 11, 2026
Ritual Memandikan Rupang Jelang Imlek untuk Jadi Pribadi yang Lebih Baik