UGM Raih Peringkat Ketiga UI GreenMetric Indonesia 2026

UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) meraih peringkat ketiga Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan di Indonesia berdasarkan total skor keseluruhan.

Capaian itu menempatkan UGM dalam tiga besar perguruan tinggi dengan kinerja keberlanjutan terbaik pada pemeringkatan UI GreenMetric Indonesia 2026.

Penghargaan tersebut diterima dalam rangkaian penganugerahan yang turut memberikan apresiasi kepada perguruan tinggi berdasarkan sejumlah kategori dan kriteria keberlanjutan.

2.016 perguruan tinggi

Penganugerahan UI GreenMetric Sustainable University Rankings Indonesia 2026 yang berlangsung di Grha Sabha Pramana UGM, Selasa (15/9).

Pemeringkatan UI GreenMetric 2026 diikuti 2.016 perguruan tinggi dari 110 negara, menunjukkan semakin luasnya perhatian perguruan tinggi terhadap pembangunan kampus berkelanjutan.

Di Indonesia, jumlah perguruan tinggi yang berpartisipasi juga terus bertambah, dari 22 perguruan tinggi pada 2010 menjadi 217 perguruan tinggi pada 2026.

UGM juga memperoleh penghargaan pada sejumlah bidang dalam pemeringkatan UI GreenMetric Indonesia 2026. UGM tercatat sebagai Perguruan Tinggi Paling Berkelanjutan dalam bidang Penataan Ruang dan Infrastruktur serta Pendidikan dan Riset di Indonesia.

BACA JUGA  Mahasiswa dari 20 Negara Ikuti Summer Course One Health di UGM

Kinerja berkelanjutan

Kedua bidang tersebut menjadi bagian dari tujuh kriteria yang digunakan UI GreenMetric pada 2026, bersama energi dan perubahan iklim, pengelolaan sampah, pengelolaan air, transportasi, serta tata kelola dan digitalisasi.

Penganugerahan di UGM menjadi bagian dari perjalanan panjang UI GreenMetric dalam mendorong perguruan tinggi mengukur dan mengevaluasi kinerja keberlanjutan secara sistematis.

Wakil Rektor UGM Bidang Pendidikan dan Pengajaran, Prof. Dr. Wening Udasmoro, S.S., M.Hum., DEA, menyampaikan bahwa keberlanjutan perlu ditempatkan sebagai bagian dari keseluruhan ekosistem perguruan tinggi, mulai dari pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat hingga tata kelola serta pengelolaan lingkungan kampus.

“Keberlanjutan membutuhkan pendekatan yang menyeluruh dan terintegrasi,” ujar Wening.

Transformasi digital

Penguatan tata kelola menjadi fondasi untuk mengintegrasikan prinsip keberlanjutan ke dalam kebijakan, perencanaan, pengambilan keputusan, dan budaya organisasi perguruan tinggi.

Transformasi digital kemudian dapat mendukung pengelolaan sumber daya yang lebih efektif melalui pemanfaatan data, sekaligus memperkuat transparansi dan akuntabilitas.

Dalam konteks tersebut, UI GreenMetric dipandang memiliki peran penting dalam mendorong perguruan tinggi untuk terus mengukur, mengevaluasi, dan meningkatkan kinerja keberlanjutannya.

BACA JUGA  11 Negara Ikuti The 1st Gadjah Mada Veterinary Medicine International Summer Course

“UGM terus berupaya menempatkan keberlanjutan sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari pelaksanaan Tri Dharma perguruan tinggi,” katanya.

Green building

Komitmen tersebut diterapkan UGM melalui berbagai praktik di lingkungan kampus. Pengelolaan sampah, penerapan green building, pengurangan emisi karbon melalui smart transportation dan energy building, serta efisiensi penggunaan air menjadi bagian dari upaya tersebut.

Pendekatan ini menempatkan kampus sebagai ruang untuk mengembangkan sekaligus menguji berbagai gagasan keberlanjutan dalam konteks nyata.

“Kami memandang kampus sebagai sebuah living laboratory, tempat berbagai gagasan dan inovasi berkelanjutan dapat dikembangkan, diterapkan, dan memberikan manfaat yang luas,” tutur Wening.

Bagi UGM, penghargaan dalam UI GreenMetric 2026 juga menjadi bagian dari proses evaluasi yang berlangsung secara berkelanjutan.

Sistem yang terintegrasi

Wening menekankan bahwa keberlanjutan perlu dibangun sebagai sistem yang terintegrasi dalam perencanaan, penganggaran, pengadaan, pembagian tanggung jawab, pengelolaan data, hingga evaluasi kinerja universitas.

BACA JUGA  Kalog Raih Penghargaan Sector Champion Logistik

Karena itu, capaian pemeringkatan tidak ditempatkan sebagai tujuan akhir, melainkan sebagai gambaran posisi institusi pada suatu waktu untuk melihat ruang perbaikan berikutnya.

“Janganlah kita memandang pemeringkatan sebagai garis akhir. Peringkat adalah sebuah foto yang menangkap posisi kita pada suatu saat, sementara budaya institusi adalah sebuah film panjang,” jelasnya.

Penganugerahan UI GreenMetric Indonesia 2026 sekaligus mempertemukan perguruan tinggi dari berbagai daerah untuk berbagi pengalaman dan praktik keberlanjutan.

Ekosistem kampus

UGM sebagai tuan rumah mendorong forum tersebut menjadi ruang untuk saling belajar, mengembangkan praktik baik, dan melahirkan gagasan baru bagi penguatan kampus berkelanjutan.

Melalui capaian dan evaluasi yang dilakukan secara berkelanjutan, UGM terus mendorong agar prinsip keberlanjutan terintegrasi dalam pengelolaan dan pengembangan ekosistem kampus. (AGT/M-01)

Related Posts

Rektor UAD Ingatkan Keberhasilan Lulusan Adalah Manfaat Bagi Orang lain

UNIVERSITAS Ahmad Dahlan Yogyakarta, menggelar wisuda di Gedung JEC, Janti Bantul pada Sabtu. Sebanyak 1.853 lulusan Program Sarjana (S1),  11 lulusan Program Sarjana Terapan (D4), 263 lulusan Program Magister (S2)…

Pasca-Penggeledahan, Taj Yasin Beri Pendampingan Psikologis para Santri

WAKIL Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin Maimoen memastikan anak-anak yang terdampak penggeledahan di dua lokasi yang diklaim sebagai pondok pesantren di Sukoharjo dan Karanganyar mendapatkan pendampingan psikologis. Pemprov Jateng akan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Pameran Seni Inklusif In Medio Buka Ruang Kreativitas Seniman Disabilitas

  • November 1, 2026
Pameran Seni Inklusif In Medio Buka Ruang Kreativitas Seniman Disabilitas

Polresta Sleman Sita Total 833 Botol Miras Sepanjang Oktober

  • November 1, 2026
Polresta Sleman Sita Total 833 Botol Miras Sepanjang  Oktober

Bekuk Inter, AC Milan menang Derby della Madonnina

  • November 1, 2026
Bekuk Inter, AC Milan menang Derby della Madonnina

Barcelona Lampiasan Kemarahan ke Deportivo Alaves

  • November 1, 2026
Barcelona Lampiasan Kemarahan ke Deportivo Alaves

Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Beri 690 Teguran pada Pengendara

  • November 1, 2026
Enam Hari Operasi Patuh Progo 2026, Polresta Sleman Beri 690 Teguran pada Pengendara

Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United

  • October 31, 2026
Gol Marukawa Paksa Persija Bertekuk Lutut dari Dewa United