Bank Indonesia DIY Musnahkan Musnahkan 18.680 Lembar Uang Palsu

SEBANYAK 18.680 lembar uang palsu dimusnahkan oleh Bakosupal (Badan Koordinasi Pemberantasan Rupiah Palsu). Uang palsu tersebut berasal dari laporan masyarakat, perbankan, Penyelenggara Jasa Penolahan Uang Rupiah dan hasil pengelolaan setoran bank di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sebelumnya, BI telah melakukan proses klarifikasi melalui pemeriksaan oleh tenaga ahli dan/atau uji laboratorium untuk memastikan keasliannya terhadap rupiah yang diragukan keasliannya.

“Pemusnahan Rupiah palsu dilakukan dengan metode pembakaran yang memastikan rupiah palsu tersebut musnah dan tidak lagi menyisakan bentuk yang menyerupai rupiah,” kata Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DIY, Sri Darmadi Sudibyo, Jumat.

Ia mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah peredaran Rupiah palsu. Bank Indonesia, ujarnya bersama unsur Botasupal senantiasa menggalakkan kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah dengan mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan keaslian uang rupiah kertas melalui metode 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang).

BACA JUGA  Polresta Sidoarjo Gelar Latihan Pengamanan Pilkada

Lapor ke polisi

Pemusnahan uang palsu oleh Bank Indonesia Yogyakarta. (Dok.Ist)

Masyarakat juga diimbau untuk tidak mengedarkan kembali Rupiah yang diketahui atau diragukan keasliannya dan segera melakukan klarifikasi kepada Bank Indonesia atau melaporkannya kepada pihak kepolisian.

Selain memastikan keaslian rupiah ujarnya masyarakat juga diimbau untuk turut menjaga kondisi fisik uang rupiah melalui gerakan Rawat Rupiah dengan menerapkan 5 Jangan, yaitu Jangan Dilipat, Jangan Dicoret, Jangan Distapler, Jangan Diremas, dan Jangan Dibasahi.

“Perawatan rupiah dengan baik akan menjaga kualitas fisik sehingga tetap mudah dikenali dan digunakan dalam kegiatan transaksi,” imbuhnya.

Bank Indonesia bersama seluruh unsur Botasupal, baik di tingkat pusat maupun daerah, akan terus memperkuat sinergi dalam upaya pemberantasan Rupiah palsu.

BACA JUGA  Polisi dan Ojol Bersinergi Buka Kedai dan Tempat Tambal Ban

Sinergi tersebut diharapkan semakin memperkuat pelindungan masyarakat, menjaga kepercayaan terhadap Rupiah, serta meneguhkan Rupiah sebagai simbol kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.  (AGT/M-01)

Related Posts

Persib Galang Donasi untuk Korban Karhutla di Kalimantan

PERSIB Bandung mengajak Bobotoh dan masyarakat menunjukkan kepedulian mereka terhadap warga Kalimantan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Selain menggelar doa bersama, klub berjuluk Maung Bandung itu akan membuka…

Upacara Hari Santri 2026 Kabupaten Sleman Diawali dengan Salat Istisqa

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sleman menggelar Upacara Peringatan Hari Santri 2026 di Lapangan Pemda Sleman pada Kamis (22/10). Acara yang diikuti oleh 1.240 santriwan dan santriwati dari berbagai pondok pesantren di…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

Persib Terkapar di Madura, Persebaya Takluk di Makassar

  • October 22, 2026
Persib Terkapar di Madura,  Persebaya Takluk di Makassar

Persib Galang Donasi untuk Korban Karhutla di Kalimantan

  • October 22, 2026
Persib Galang Donasi untuk Korban Karhutla di Kalimantan

Upacara Hari Santri 2026 Kabupaten Sleman Diawali dengan Salat Istisqa

  • October 22, 2026
Upacara Hari Santri 2026 Kabupaten Sleman Diawali dengan Salat Istisqa

Kemendagri Apungkan Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dan Tata Ruang Pantura

  • October 22, 2026
Kemendagri Apungkan Sinkronisasi Pembangunan Giant Sea Wall dan Tata Ruang Pantura

Kepala BKN Prof Zudan Tegaskan Visi-Misi Pemda Kotabaru Terwujud Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta

  • October 22, 2026
Kepala BKN Prof Zudan Tegaskan Visi-Misi Pemda Kotabaru Terwujud Lebih Cepat dengan Manajemen Talenta

Perkuat Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Denda Sejumlah Perusahaan

  • October 22, 2026
Perkuat Pasar Modal, OJK Beri Sanksi Denda Sejumlah Perusahaan