UGM Kenalkan Teknologi Pakan Ternak untuk Kemandirian Kelompok Ternak di Bantul

UNIVERSITAS Gadjah Mada Yogyakarta terus mendorong kemandirian peternak melalui penerapan teknologi tepat guna dalam pengelolaan dan penyediaan pakan.

Upaya tersebut dilakukan melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Pendanaan 2026 yang dilaksanakan pada Kelompok Ternak Satwa Mulya, Sumberagung, Jetis, Bantul.

Kegiatan itu merupakan bagian dari skema Pemberdayaan Berbasis Masyarakat, ruang lingkup Pemberdayaan Kemitraan Masyarakat (PKM), yang didanai oleh Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Program yang berlangsung pada Juni hingga Desember 2026 tersebut berfokus pada peningkatan kemampuan peternak dalam memanfaatkan sumber daya lokal sebagai bahan pakan serta menerapkan teknologi pengolahan pakan yang sederhana dan sesuai dengan kondisi di tingkat peternak.

Manajemen usaha

Selain pengolahan pakan, kegiatan juga mencakup pendampingan dalam manajemen usaha dan kesehatan ternak untuk mendukung pengelolaan usaha peternakan yang lebih baik.

Ketua Tim Pengabdian, Dr. Moh. Sofi’ul Anam, S.Pt., M.Sc., menjelaskan ketersediaan pakan menjadi salah satu aspek penting dalam keberlanjutan usaha peternakan rakyat.

BACA JUGA  Guru Besar UGM Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis

Oleh karena itu, kemampuan peternak dalam memanfaatkan bahan pakan yang tersedia di lingkungan sekitar perlu terus diperkuat.

“Peternak perlu didorong untuk dapat mengoptimalkan sumber daya yang tersedia di sekitarnya. Dengan pengolahan yang tepat, bahan yang sebelumnya belum dimanfaatkan secara optimal dapat menjadi bagian dari sumber pakan dan membantu mengurangi ketergantungan terhadap pakan dari luar,” ujarnya.

Berbasis limbah

Dalam pelaksanaannya, Dr. Moh. Sofi’ul Anam didampingi oleh Dr. Ir. Aji Praba Baskara, IPM. dan drh. Fatkhanuddin Aziz, M.Biotech., Ph.D. sebagai anggota tim pengabdian.

Kepada para peternak, Tim Pengabdian memperkenalkan teknologi pengolahan bahan pakan berbasis limbah pertanian yang dimanfaatkan untuk meningkatkan kualitas pemanfaatannya sebagai pakan ternak atau yang dikenal dengan bio-amonisasi.

Dengan teknologi tersebut diharapkan dapat menjadi salah satu alternatif bagi peternak dalam mengoptimalkan potensi bahan pakan lokal.

Penerapan program dilakukan melalui penyampaian materi, diskusi, demonstrasi, serta praktik secara langsung bersama anggota kelompok ternak.

BACA JUGA  Perluasan Perkebunan Sawit Dikhawatirkan Picu Deforestasi

Praktek langsung

Pendekatan tersebut dilakukan agar peternak tidak hanya memperoleh pengetahuan secara teoritis, tetapi juga memiliki pengalaman dalam menerapkan teknologi pengolahan pakan sesuai dengan kondisi yang dihadapi di lapangan.

Menurut Dr. Sofi, penerapan teknologi di tingkat masyarakat perlu mempertimbangkan kemudahan penggunaan, ketersediaan bahan, serta kemampuan peternak untuk mengadopsinya secara mandiri.

“Teknologi yang diterapkan di masyarakat harus sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peternak. Karena itu, pendampingan dan praktik langsung menjadi bagian penting agar teknologi yang diperkenalkan benar-benar dapat dipahami dan diterapkan oleh kelompok,” tambahnya.

Menambah wawasan

Ketua Kelompok Ternak Satwa Mulya, Wedotomo, mengapresiasi pendampingan yang diberikan oleh pakar dari UGM.

Menurut dia, kegiatan ini  memberikan tambahan wawasan bagi anggota kelompok, khususnya mengenai alternatif pengelolaan dan penyediaan pakan dengan memanfaatkan potensi yang tersedia di lingkungan sekitar.

Selain meningkatkan kemampuan teknis, kegiatan ini juga diarahkan untuk memperkuat kelompok sebagai wadah belajar dan berbagi pengalaman antarpeternak.

BACA JUGA  Muhammad Daffa Lulusan S1 Tercepat di UGM

Dengan penguatan tersebut, anggota kelompok diharapkan dapat terus mengembangkan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama program.

Efisiensi usaha

Program Pengabdian kepada Masyarakat ini menjadi bagian dari komitmen UGM dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

Pemanfaatan limbah pertanian sebagai sumber pakan diharapkan dapat mendukung efisiensi usaha sekaligus membuka peluang pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih optimal.

Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat Tahun Pendanaan 2026 ini, UGM berharap Kelompok Ternak Satwa Mulya semakin mampu mengembangkan sistem penyediaan pakan yang mandiri, efisien, dan berkelanjutan, serta dapat menerapkan teknologi pengolahan pakan sesuai dengan potensi dan kebutuhan kelompok. (AGT/M-01)

Related Posts

BI Tasikmalaya Perkuat Perpustakaan sebagai Pusat Edukasi

BANK Indonesia Tasikmalaya terus memperkuat ekosistem literasi ekonomi dan kebanksentralan melalui penyelenggaraan ‘BI Corner Connect 2026: Transformasi Perpustakaan sebagai Pusat Edukasi, Literasi, dan Riset Kebanksentralan’ pada Kamis (20/8). Kegiatan itu…

Belasan Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Razia Satpol PP

SATUAN Polisi Pamong Praja Kabupaten Sidoarjo menggelar razia pelajar di sejumlah warung kopi dan kafe di wilayah pusat kota Sidoarjo pada jam pelajaran sekolah, Kamis (20/8). Langkah itu diambil sebagai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Jangan Lewatkan

BI Tasikmalaya Perkuat Perpustakaan sebagai Pusat Edukasi

  • August 20, 2026
BI Tasikmalaya Perkuat Perpustakaan sebagai Pusat Edukasi

Belasan Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Razia Satpol PP

  • August 20, 2026
Belasan Pelajar Bolos Sekolah Terjaring Razia Satpol PP

Warga Pesisir Timur Sidoarjo Dihebohkan dengan Penampakan Buaya

  • August 20, 2026
Warga Pesisir Timur Sidoarjo Dihebohkan dengan Penampakan Buaya

Pemkot Bandung Pastikan Kontrak PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

  • August 20, 2026
Pemkot Bandung Pastikan Kontrak PPPK Paruh Waktu Diperpanjang

Buktikan Inklusivitas, UNY Terima Dua Mahasiswa Disabilitas

  • August 20, 2026
Buktikan Inklusivitas, UNY Terima Dua Mahasiswa Disabilitas

InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak di NTT

  • August 20, 2026
InJourney Group Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak di NTT