
PARA Buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI) Sidoarjo menggelar aksi unjuk rasa di depan pabrik farmasi PT Borwita Citra Prima di kawasan Taman, Sidoarjo, Jawa Timur, Rabu (19/8). Dalam aksi tersebut, massa memblokade pintu utama perusahaan menggunakan truk komando sebagai bentuk protes atas pemutusan hubungan kerja (PHK) sepihak terhadap 20 anggota mereka.
Akibat pemblokadean tersebut, aktivitas distribusi obat di perusahaan lumpuh total. Selain mengganggu operasional pengiriman, aksi yang berlangsung di tepi jalan raya provinsi itu juga memicu kemacetan lalu lintas pada jalur yang menghubungkan Mojokerto dan Surabaya.
Perwakilan buruh FSPMI Sidoarjo, Sunardi, menyatakan bahwa penolakan kerja terhadap puluhan buruh tersebut dilakukan mendadak oleh manajemen.
“Anggota kami yang masuk ke dalam keanggotaan FSPMI sementara ini tidak dipekerjakan,” ujar Sunardi saat ditemui di lokasi aksi.
Dalam tuntutannya, para pekerja mendesak manajemen perusahaan untuk membatalkan keputusan PHK dan mempekerjakan kembali 20 buruh yang terdampak.
Massa akhirnya membubarkan diri secara tertib setelah pihak manajemen berjanji akan membuka ruang negosiasi melalui pertemuan resmi pada Kamis besok. Hingga berita ini ditulis, tidak ada satupun perwakilan manajemen perusahaan yang bersedia memberikan keterangan terkait tuntutan buruh maupun kelumpuhan distribusi yang terjadi. (OTW/A-01)







